Lanjutkan Aneksasi di Crimea, Rusia Terancam Rugi besar

Madinah

Rabu, 09 April 2014 | 03:00 WIB
Lanjutkan Aneksasi di Crimea, Rusia Terancam Rugi besar
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry. (Reuters/Larry Downing)

Suara.com - Aneksasi Rusia di kawasan berdaulat Crimea, Ukraina mendapat sorotan khusus dari pemerintah Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry mengimbau Rusia segera menghentikan aksi separatis, provokasi dan sabotase di Crimea.

Jika invasi Rusia di tanah Crimea terus dilanjutkan, Kerry pastikan Rusia akan mengalami kerugian yang sangat besar. Kerugian tersebut akibat biaya besar yang akan dikeluarkan Rusia dalam upayanya mencaplok Crimea dari Ukraina.

"Bila Rusia mengerahkan tentara dan melanjutkan invasinya ke Crimea, mereka akan mengalami kerugian yang tidak sedikit," kata Jan Psaki, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika.

Amerika Serikat, Rusia, Ukraina dan Uni Eropa diagendakan akan mengelar pertemuan untuk membahas ketegangan yang melanda Crimea selama 10 hari ke depan.

Selain menggerogoti anggaran negara akibat dampak dari aneksasi, Rusia juga terancam menerima sanksi ekonomi lebih luas dari sejumlah negara di Eropa jika terus mengusik wilayah timur Ukraina. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NATO Batasi Akses Rusia

NATO Batasi Akses Rusia

News | Selasa, 08 April 2014 | 00:30 WIB

Majelis Umum PBB: Referendum Krimea Tidak Sah

Majelis Umum PBB: Referendum Krimea Tidak Sah

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 00:22 WIB

Diboikot Visa dan Mastercard, Rusia Siapkan Sistem Pembayaran Baru

Diboikot Visa dan Mastercard, Rusia Siapkan Sistem Pembayaran Baru

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2014 | 14:44 WIB

Menteri Cantik Transdniestria Minta Putin "Caplok" Negaranya

Menteri Cantik Transdniestria Minta Putin "Caplok" Negaranya

News | Senin, 24 Maret 2014 | 16:37 WIB

Terkini

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

×