John Kei dan Freddy Budiman "Nyoblos" di Lapas Nusakambangan

Ruben Setiawan

Rabu, 09 April 2014 | 12:17 WIB
John Kei dan Freddy Budiman "Nyoblos" di Lapas Nusakambangan
Ilustrasi penjara (Freedigitalphotos/winnond)

Suara.com - Terpidana kasus pembunuhan berencana, Jhon Kei, mengikuti pencoblosan Pemilu Legislatif 2014 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 50 Kelurahan Tambakreja di Lembaga Pemasyarakatan Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (9/4/2014).

Jhon Kei tampak berkumpul bersama narapidana lain yang hendak menggunakan hak pilihnya di TPS 50 tersebut. Namun, saat wartawan tiba di Lapas Batu, Jhon Kei telah melakukan pencoblosan.

Saat ditemui wartawan, terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung tersebut, mengaku mendapat nomor urut 1 untuk mencoblos di TPS 50 Kelurahan Tambaknegara, Kecamatan Cilacap Selatan, yang berlokasi di Lapas Batu.

"Aku yang paling pertama mencoblos," katanya singkat sambil menunjukkan kelingking kanannya yang sudah dicelupkan ke dalam tinta.

Bahkan, Jhon Kei yang telah mengubah penampilannya dengan memotong rambutnya yang panjang itu, tampak berulang kali menunjukkan kelingkingnya ke arah kamera wartawan.

Selain Jhon Kei, terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, juga tampak di antara narapidana yang hendak menggunakan hak suaranya di TPS 50.

"Aku sudah mencoblos tadi," kata dia yang mengenakan kaos bergaris dan celana sebatas lutut sambil menunjukkan kelingking sebelah kanannya yang telah dicelupkan ke dalam tinta.

Freddy yang saat ini memelihara jenggot itu, tampak beberapa kali melongok ke ruangan yang dijadikan sebagai TPS.

Sementara itu, sejumlah napi penghuni Lapas Batu tampak kebingungan ketika hendak menggunakan hak pilihnya. Kendati demikian, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 50 senantiasa memberikan informasi mengenai tata cara pencoblosan kepada setiap napi yang hendak mencoblos.

Salah seorang napi yang baru mencoblos, Beni (67), mengaku bingung saat hendak mencoblos karena para calon legislator dalam surat suara tidak ada yang dikenalnya.

"Saya bingung. Kami di sini juga tidak tahu berapa jumlah partainya karena tidak ada sosialisasi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD: Hari ini Pengadilan Rakyat

Mahfud MD: Hari ini Pengadilan Rakyat

News | Rabu, 09 April 2014 | 12:30 WIB

Coblos Caleg Pendatang Baru, Bimbim Harapkan Perubahan

Coblos Caleg Pendatang Baru, Bimbim Harapkan Perubahan

Entertainment | Rabu, 09 April 2014 | 12:19 WIB

Gerindra Konsentrasi ke Hasil Pileg

Gerindra Konsentrasi ke Hasil Pileg

News | Rabu, 09 April 2014 | 12:13 WIB

"Nyoblos", Bimbim Slank Dikawal Belasan Slankers

"Nyoblos", Bimbim Slank Dikawal Belasan Slankers

Entertainment | Rabu, 09 April 2014 | 12:09 WIB

JK Tidak Keberatan Bilik Suara Dari Kardus

JK Tidak Keberatan Bilik Suara Dari Kardus

News | Rabu, 09 April 2014 | 12:06 WIB

Polisi Amankan 4 Pemilih di Bawah Umur

Polisi Amankan 4 Pemilih di Bawah Umur

News | Rabu, 09 April 2014 | 18:57 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×