Lima Kasus Paedofil yang Paling Menakutkan di Indonesia

Siswanto

Jum'at, 25 April 2014 | 14:34 WIB
Lima Kasus Paedofil yang Paling Menakutkan di Indonesia
Jakarta International School, Pondok Indah, Jakarta Selatan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Kasus paedofil yang terjadi di Jakarta International School (JIS), Pondok Indah, Jakarta Selatan, hanyalah satu kasus dari banyak kasus serupa yang pernah terjadi di Indonesia.

Sejumlah kasus paedofil lainnya terjadi di berbagai daerah. Yang paling mengerikan adalah yang pernah dilakukan oleh Baekuni atau Babe. Kakek ini tak hanya menyodomi anak, tapi juga memutilasinya.

Berikut ini adalah lima kasus pelecehan seksual terhadap anak yang pernah menghebohkan Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.

1. Di Pondok Indah

Korbannya salah satu anak TK berusia enam tahun di Jakarta International School (JIS), Pondok Indah, Jakarta Selatan. Anak ini menjadi korban sodomi yang dilakukan oleh petugas cleaning service, Agun dan Awan, pada 20 Maret 2014 di toilet sekolah. Saat ini, kedua petugas kebersihan sekolah tersebut sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

2. Di Surabaya

Polisi menangkap Tjandra Adi Gunawan (37) karena diduga menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Surabaya, Jawa Timur.

Ia dibekuk pada 24 Maret 2013 karena membuat enam anak di bawah umur bersedia mengirimkan gambar bermuatan pornografi kepadanya. Lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai Quality Assurance Manager di PT KSM Surabaya ini diketahui telah melakukan aksinya sejak Oktober 2013.

3. Di Jakarta

Baekuni alias Babe. Namanya membuat warga yang punya anak kecil bergidik. Babe yang ditangkap pada Januari 2010 itu terbukti menyodomi banyak anak, kemudian membunuh 14 anak. Empat anak, di antaranya dimutilasi. Babe divonis pidana seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 6 Oktober 2010.

4. Di Karangasem

Pelakunya bule bernama Tony William Stuart Brown (52) alias Tony. Tony menyodomi dan melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak remaja, yakni IB (16) dan IM (14), di Karangasem, Bali, sejak November 2003 sampai Januari 2004.

Atas perbuatannya, Pengadilan Negeri (PN) Karangasem menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Tony. Setelah itu, Tony bunuh diri di penjara LP Ambapura, Bali.

5. Di Banjar Kaliasem

Pelakunya bule asal Belanda. Namanya Max Le Clerco. Pada tahun 2005, Max melakukan pelecehan seksual terhadap anak berusia sembilan tahun di Banjar Kaliasem, Kabupaten Buleleng, Bali.

Menanggapi banyaknya kasus paedofil di Bali, Koordinator Jaringan Peduli Anak Korban Paedofil (JPAKP), Luh Putu Anggreni, mengatakan para pelaku memanfaatkan keramahtamahan orang Bali untuk melampiaskan nafsunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepolisian Fasilitasi Pertemuan KPAI dan LPSK dengan Tersangka Kasus Sodomi JIS

Kepolisian Fasilitasi Pertemuan KPAI dan LPSK dengan Tersangka Kasus Sodomi JIS

News | Kamis, 24 April 2014 | 19:20 WIB

Kasus Sodomi, Polisi Boyong 5 Pekerja JIS ke RS Polri Lagi

Kasus Sodomi, Polisi Boyong 5 Pekerja JIS ke RS Polri Lagi

News | Kamis, 24 April 2014 | 18:03 WIB

JIS Belum Tahu Kasus Pelecehan Seks Kedua yang Menimpa Murid

JIS Belum Tahu Kasus Pelecehan Seks Kedua yang Menimpa Murid

News | Kamis, 24 April 2014 | 12:56 WIB

Wakil Ketua LPSK: Korban Pelecehan Seksual di JIS Lebih dari Dua Orang

Wakil Ketua LPSK: Korban Pelecehan Seksual di JIS Lebih dari Dua Orang

News | Kamis, 24 April 2014 | 12:30 WIB

Terkini

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB