SDA Diminta Tiru Andi Mallarangeng, Mundur dari Kabinet

Doddy Rosadi

Jum'at, 23 Mei 2014 | 08:19 WIB
SDA Diminta Tiru Andi Mallarangeng, Mundur dari Kabinet
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Menteri Agama Suryadharma Ali meniru langkah yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembangunan Hambalang. Ketika itu, Andi Mallarangeng langsung mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menpora setelah KPK menyatakan dirinya menjadi tersangka.

Wakil Koordinator ICW Ade Irawan mengatakan, sikap yang dilakukan oleh Andi Mallarangeng tersebut wajib ditiru. Kata dia, pengunduran diri akan mempermudah KPK dalam melakukan proses hukum.

“Secara legal formal memang SDA masih tetap bisa menjabat sebagai Menteri Agama karena tidak ada aturan yang melarang pejabat publik harus mundur ketika jadi tersangka. Tetapi, secara etika, SDA seharusnya meniru apa yang dilakukan Andi Mallarangeng yaitu mundur ketika jadi tersangka,” tegas Ade kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (23/5/2014).

Ade menambahkan, pengunduran diri pejabat negara yang jadi tersangka korupsi harus dijadikan sebuah tradisi. Kata dia, tradisi seperti itu merupakan sesuatu hal yang baik dalam upaya penegakan hukum.

Kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji. Dugaan korupsi terkait pengadaan akomodasi haji di departemen agama tahun anggaran 2012-213.

“Sudah naik ke penyidikan dengan SDA (Suryadharma Ali) dan kawan-kawan sebagai tersangka,” kata Busyro Muqqodas.

Kasus ini mulai diselidiki KPK sejak Januari 2014, terkait dugaan penyelewengan penyelenggaraan haji, termasuk pengadaan pemondokan dan katering bagi jamaah haji. Sebelumnya, pada periode haji 2013, KPK sudah menurunkan tim untuk menyelidiki langsung laporan kejanggalan penggunaan dana haji. KPK menyebut nilai dana haji sebesar Rp1 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SDA Jadi Tersangka, SBY Belum Tentukan Sikap

SDA Jadi Tersangka, SBY Belum Tentukan Sikap

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 06:49 WIB

Suryadharma Ali Disarankan Mundur Sebagai Menag

Suryadharma Ali Disarankan Mundur Sebagai Menag

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 03:10 WIB

Prabowo Terkejut Suryadharma Ali Jadi Tersangka

Prabowo Terkejut Suryadharma Ali Jadi Tersangka

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 01:07 WIB

Dugaan Korupsi Dana Haji, KPK: Prihatin, Ini Kan Wilayah Suci

Dugaan Korupsi Dana Haji, KPK: Prihatin, Ini Kan Wilayah Suci

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 21:29 WIB

Suryadharma Jadi Tersangka Kasus Dana Haji, Siapa Menyusul?

Suryadharma Jadi Tersangka Kasus Dana Haji, Siapa Menyusul?

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 20:31 WIB

Terkini

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB