Paus Undang Presiden Palestina dan Israel ke Vatikan

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 25 Mei 2014 | 19:04 WIB
Paus Undang Presiden Palestina dan Israel ke Vatikan
Paus Fransiskus diterima Presiden Mahmoud Abbas di Palestina, Minggu (25/5) [Reuters/Andrew Medichini].

Suara.com - Paus Fransiskus, pada Minggu (25/5/2014), mengundang presiden Palestina dan Israel ke Vatikan, untuk berdoa bagi perdamaian. Undangan itu disampaikan Fransiskus saat berkunjung ke Betlehem, Tepi Barat, Palestina ketika perundingan damai yang dimotori Amerika Serikat rontok bulan lalu.

"Di sini, di tempat kelahiran Pangeran Damai, saya mengundang Anda, Presiden Mahmoud Abbas bersama Presiden Shimon Peres, untuk bergabung dengan saya dalam doa yang tulus kepada Tuhan bagi perdamaian," kata Paus dalam misa yang dipimpinnya di Betlehem, tempat yang diyakini sebagai kampung kelahiran Yesus.

Adapun undangan itu, seperti dilaporkan kantor berita AP, sudah diiyakan oleh dua presiden negara yang sedang bertikai tersebut.

"Kita semua - terutama mereka yang melayani rakyatnya masing-masing - punya kewajiban untuk menjadi alat dan pekerja perdamaian, terutama dengan doa-doa. Membangun perdamaian memang sukar, tetapi hidup tanpa perdamaian adalah kesengsaraan," lanjut Fransiskus dalam kunjungan tiga hari ke Timur Tengah.

Sebelumnya saat diterima oleh Abbas, Fransiskus menyebut Palestina sebagai "negara", menunjukkan keseriusan Vatikan dalam mendukung kemerdekaan Palestina sebagai negara yang berdaulat, sama seperti Israel.

Sementara itu di belakang altar, tempat Fransiskus memimpin misa, terdapat sebuah mural yang menunjukkan Yesus mengenakan kafiya, kain bermotif hitam putih khas Palestina. Kain itu populer berkat mendiang Yasser Arafat, yang saat hidupnya selalu mengenakan kain tersebut.

Dalam perjalanan menuju lapangan Manger, tempat misa digelar, Fransiskus sempat mengagetkan para petugas keamanan Palestina ketika secara tidak terduga berhenti dan keluar dari mobil kepausan di bawah sebuah tembok yang memisahkan Betlehem dari Yerusalem, yang diduduki Israel.

Paus menghabiskan beberapa menit di bawah tembok yang dibangun Israel 10 tahun silam itu. Di tempat itu dia berdoa, menempelkan kepala ke tembok yang menjadi simbol penjajahan atas Palestina, dan dengan pengawasan ketat tentara-tentara Israel yang berjaga di atas tembok.

Di tembok yang sama ada sebuah graffiti berbunyi “Bebaskan Palestina”. Persis di atas kepala Paus ada tulisan dalam bahasa Inggris berbunyi "Betlehem seperti Ghetto Warsawa", membandingkan desa Palestina itu dengan kamp Yahudi di Polandia pada pasa pendudukan Nazi, Jerman di Perang Dunia II.

Israel mengatakan tembok itu dibangun untuk menangkal serangan militan Palestina. Sementara bagi Palestina tembok itu adalah simbol penjajahan, lambang perampasan lahan yang dijadikan pemukiman Yahudi.

Setelah enam jam di Palestina, Fransiskus baru bertolak ke Israel untuk melanjutkan kunjungannya yang rencananya berlangsung selama tiga hari. Fransiskus mengawali kunjungannya dengan mendarat di Yordania pada Sabtu (24/5/2014). (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Betlehem, Paus Fransiskus Mohon Perdamaian Israel - Palestina

Di Betlehem, Paus Fransiskus Mohon Perdamaian Israel - Palestina

News | Minggu, 25 Mei 2014 | 16:33 WIB

Kunjungi Palestina, Paus Fransiskus Langkahi Israel

Kunjungi Palestina, Paus Fransiskus Langkahi Israel

News | Minggu, 25 Mei 2014 | 14:34 WIB

Paus Tolak Gunakan Mobil Antipeluru dalam Kunjungan ke Timur Tengah

Paus Tolak Gunakan Mobil Antipeluru dalam Kunjungan ke Timur Tengah

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 20:52 WIB

Terkini

Detik-detik 2 Personel TNI Tewas di UNIFIL Lebanon

Detik-detik 2 Personel TNI Tewas di UNIFIL Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:12 WIB

Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:53 WIB

Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz

Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:34 WIB

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:21 WIB

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB