Lutung Jawa dan Trenggiling Tanah Lahir di "Bali Zoo"

Siswanto

Kamis, 19 Juni 2014 | 11:34 WIB
Lutung Jawa dan Trenggiling Tanah Lahir di "Bali Zoo"
Ilustrasi lutung (Freedigitalphotos/Praisaeng)

Suara.com - Seekor bayi Lutung Jawa langka lahir di kebun binatang Bali Zoo di Singapadu, Kabupaten Gianyar, Bali, pada 13 Juni 2014 sekitar pukul 09.30 Wita.

"Saat ini Lutung Jawa itu masih dalam pengawasan ketat tim medis untuk mendapatkan asupan gizi dan perawatan terbaik," kata Public Relations Executive Bali Zoo, Emma Kristiana Chandra di Gianyar, Kamis (19/6/2014).

Primata ini berjenis kelamin jantan dan berwarna oranye. Ia diberi nama Unggul.

Kelahiran pertama primata langka dengan nama latin Trachypithecus auratus itu merupakan anak dari dua induk pasangan Dara yang berusia tujuh tahun dan Tibo berusia delapan tahun.

Sejak lahir sekitar enam hari lalu, satwa yang aktif di siang hari itu telah memiliki bobot seberat 500 gram.

"Kelahiran seekor Lutung Jawa ini membanggakan kami karena menunjukkan keberhasilan kami sebagai lembaga konservasi, khususnya satwa langka dan endemik," katanya.

Lutung Jawa merupakan primata yang sebagian besar hidupnya di pohon dengan ciri fisik panjang ekor mencapai hampir dua kali lipat dari panjang tubuhnya yang mencapai 80 sentimeter.

Primata dengan makanan pokok dedaunan, buah-buahan, dan bunga itu saat ini dikategorikan sebagai satwa konservasi terancam oleh International Conservation Union of Nature (IUCN) pada tahun 2008.

"Primata ini hanya bisa dijumpai di Pulau Jawa, Bali dan Lombok," ujar Emma.

Kebahagiaan kebun binatang seluas sembilan hektare itu bertambah lengkap dengan kelahiran satwa langka lain, yakni Trenggiling Tanah pada 31 Mei 2014.

Hewan dengan nama latin "Manis Javanic" itu saat ini masih dalam perlindungan induknya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BBKP Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Satwa Langka

BBKP Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Satwa Langka

News | Senin, 16 Juni 2014 | 14:06 WIB

Kasus Pembantaian Penyu Hijau Langka di Malaysia Masih Misterius

Kasus Pembantaian Penyu Hijau Langka di Malaysia Masih Misterius

News | Kamis, 17 April 2014 | 18:17 WIB

Puluhan Anjing Seharga Jutaan Rupiah Disuntik Mati

Puluhan Anjing Seharga Jutaan Rupiah Disuntik Mati

News | Selasa, 15 April 2014 | 19:20 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×