Dekan FEB UGM Puji Program Technopark Jokowi-JK

Laban Laisila

Senin, 30 Juni 2014 | 08:58 WIB
Dekan FEB UGM Puji Program Technopark Jokowi-JK
Calon presiden Joko Widodo (kanan) didampingi isteri Iriana [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Wihana Kirana Jaya mendukung program pembangunan 'technopark' dari pasangan capres dan cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam peningkatan sumber daya manusia.

"Melalui technopark, pemerintah bisa mempersiapkan sumber daya manusia khususnya generasi muda bangsa yang berdaya saing dan memiliki produktivitas yang tinggi," kata Wihana dalam diskusi menanggapi Debat Cawapres di Media Center JKW4P Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/6/2014) malam.

Wihana Kirana Jaya menilai program itu cocok dengan kondisi Indonesia. Syaratnya, lanjut dia, mengubah penelitian-penelitian para mahasiswa atau lulusan universitas di Indonesia ke arah penelitiannya yang bisa dipergunakan untuk dunia industri.

"Bukan membuat penelitian berdasarkan garis pendidikannya. Tapi dia harus bisa memenuhi pertanyaan yang diinginkan dunia industri. Inilah yang harus kita tingkatkan. Sehingga peran Pemerintah ke depannya bisa masuk untuk mendorong produktivitas sumber daya manusia," tambah Guru besar UGM itu.

Selain itu, dia menyarankan agar pembangunan technopark-technopark tidak menghilangkan sisi lokalitas atau daerahnya masing-masing, sehingga teknologi yang tercipta berbasis pada daerah. Seperti daerah pengusungan, pesisir, hutan, daerah Indonesia barat, dan Indonesia Timur dan lainnya.

Tentunya dengan strategi tersebut, kata dia, teknologi yang dihasilkan tersebut menjadi sangat sesuai dengan kebutuhan industri yang berada pada masing-masing daerah.

Jokowi-JK bakal membangun "technopark" di setiap kota di Indonesia guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Technopark merupakan kesatuan dari tiga komponen, yaitu lembaga pendidikan dan pelatihan, lembaga riset, serta pusat pengembangan bisnis.

Technopark sejenis pusat pelatihan, tetapi cakupannya lebih luas. Rencananya setiap provinsi minimal memiliki satu techno park sehingga bisa memberikan pelatihan bagi sumber daya manusia (SDM) di masing-masing wilayahnya.

Berbeda dengan balai latihan kerja yang sudah ada di berbagai daerah, technopark akan menyasar masyarakat yang berasal dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari sekolah menengah kejuruan (SMK), diploma tiga (D-3), hingga sarjana. Bahkan, yang sudah bekerja tetapi ingin mengasah keahliannya bisa bergabung dalam techno park. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klarifikasi Surat Untuk Guru, Hari Ini Bawaslu Panggil Tim Prabowo

Klarifikasi Surat Untuk Guru, Hari Ini Bawaslu Panggil Tim Prabowo

News | Senin, 30 Juni 2014 | 08:39 WIB

Waktu Tak Cukup, Dua Pantun JK Tak Dibaca

Waktu Tak Cukup, Dua Pantun JK Tak Dibaca

News | Senin, 30 Juni 2014 | 02:52 WIB

"Ngobrol" Apa dengan Prabowo? Titiek: Apa Saja Boleh

"Ngobrol" Apa dengan Prabowo? Titiek: Apa Saja Boleh

News | Senin, 30 Juni 2014 | 02:39 WIB

Debat Malam ini, Jokowi Bangga dengan JK

Debat Malam ini, Jokowi Bangga dengan JK

News | Senin, 30 Juni 2014 | 00:55 WIB

JK: Keluarga Adalah Tulang Punggung Pendidikan

JK: Keluarga Adalah Tulang Punggung Pendidikan

News | Senin, 30 Juni 2014 | 00:23 WIB

Terkini

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 16:04 WIB

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:00 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

×