Dua Alasan Partai Politik Pindah Koalisi

Siswanto

Jum'at, 11 Juli 2014 | 07:50 WIB
Dua Alasan Partai Politik Pindah Koalisi
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok (tengah), [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Ada dua faktor yang biasanya menjadi alasan kuat partai politik anggota koalisi yang kalah pemilu memutuskan untuk memindahkan dukungan ke koalisi pemenang pemilu.

Faktor pertama, kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, kepentingan partai. Bila kepentingannya terakomodir di koalisi yang baru, maka mereka akan pindah haluan.

Faktor kedua adalah idealisme politik. Bila idealismenya cocok, kata Mubarok, maka mereka bisa pindah.

"Di politik itu tetap ada idealisme, walaupun memang sekarang ini cuma kecil," kata Mubarok kepada suara.com, Jumat (11/7/2014).

Ketika dimintai tanggapan tentang seandainya yang memenangkan Pilpres 2014 adalah pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, apakah Partai Demokrat akan pindah koalisi atau tetap mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa? Mubarok mengatakan untuk sekarang partainya belum memutuskan.

"Belum ketahuan. Politik itu, kan fleksibel," kata Mubarok.

Yang dimaksud fleksibel ialah Partai Demokrat akan melihat-lihat dulu apakah presiden yang akan datang mengutamakan kepentingan bangsa atau kelompok.

"Kalau mengutamakan kepentingan bangsa, semua harus mendukung," kata Mubarok.

Tapi Mubarok memprediksi mayoritas partai anggota koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta akan tetap kompak.

"Mereka saya kira kompak. Kompak punya aspirasi politik. Seperti dibuktikan kemarin dalam UU MD3, sehingga Ketua DPR tidak otomatis dari partai pemenang pemilu (PDI Perjuangan)," kata Mubarok.

Pilpres 2014 diikuti oleh dua pasangan kandidat. Nomor urut pertama Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Golkar, PBB, dan Demokrat. Sedangkan pasangan nomor urut dua Joko Widodo - Jusuf Kalla dengan didukung PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, PKB, dan PKPI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seskab: SBY Tidak Ucapkan Selamat kepada Pasangan Capres Tertentu

Seskab: SBY Tidak Ucapkan Selamat kepada Pasangan Capres Tertentu

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 06:44 WIB

Panwaslu Kota Bekasi Sayangkan Penghuni Apartemen Tak Diakomodir

Panwaslu Kota Bekasi Sayangkan Penghuni Apartemen Tak Diakomodir

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 06:36 WIB

Ada Peluang Golkar Beralih Dukung Jokowi

Ada Peluang Golkar Beralih Dukung Jokowi

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 00:01 WIB

Ini Dua Hal yang Buat Hasil Hitung Cepat Pilpres Beda

Ini Dua Hal yang Buat Hasil Hitung Cepat Pilpres Beda

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 20:48 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×