Ini Alasan KPU Tidak Selenggarakan Survei Hitung Cepat

Laban Laisila

Jum'at, 11 Juli 2014 | 16:35 WIB
Ini Alasan KPU Tidak Selenggarakan Survei Hitung Cepat
Komisioner KPU Ida Budiarti di kantor KPU, Jakarta, Jumat (11/7/2014). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak awal memang memutuskan tidak menggunakan dan berhubungan dengan lembaga survei yang melakukan hitung cepat untuk memperkirakan siapa pemenang Pilpres 2014.

Komisioner Ida Budhiati menerangkan, KPU lebih mengutamakan akses informasi C1 yang dianggap lebih akurat dalam menyampaikan hasil penghitungan suara.

"Kami lebih mengedepankan akses informasi C1 sebagai alat kontrol yang bisa digunakan. Dengan cara demikian semua bisa melakukan pencermatan dan koreksi," ujar Ida di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2014).

Tak hanya itu, Ida juga menjelaskan perbedaan antara penyelenggaraan Pilpres 2014 dengan 2009.

"Secara cepat formulir C1 dalam pemilu sebelumnya dimiliki dianggap barang yang sakral yang dimiliki oleh penyelenggara dan peserta di TPS. Mereka tidak mempunyai akses C1 di pemilu sebelumnya, kali ini kami membuka akses informasi saja, tetapi setiap Warga Negara Indonesia mempunyai informasi formulir C1," Ida menjelaskan.

Ida juga menjamin atas transparansi penghitungan suara yang dilakukan di tempat terbuka, agar mudah diawasi publik serta lembagai pemantau lainnya.

"Panwas kemudian pemantau menyampaikam koreksinya di dalam forum. Kami tidak akan memulai sendiri, bagaimana KPU betul-betul yang bisa di percaya, ya lihat aja sistem yang dilakukan KPU. Sistem yang kami bangun itu bisa diukur dari aspek transparansi dan akuntabilitasnya," jelas Ida lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penghitungan Suara Pilpres Sudah Sampai Tingkat Desa

Penghitungan Suara Pilpres Sudah Sampai Tingkat Desa

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 16:14 WIB

Tim Jokowi-JK: Prabowo-Hatta Unggul di Jaksel dan Jaktim

Tim Jokowi-JK: Prabowo-Hatta Unggul di Jaksel dan Jaktim

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:54 WIB

SBY Minta Pers Tidak Picu Konflik Horizontal

SBY Minta Pers Tidak Picu Konflik Horizontal

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:20 WIB

Relawan Jokowi Dukung KPK Intai Komisioner KPU dan Bawaslu

Relawan Jokowi Dukung KPK Intai Komisioner KPU dan Bawaslu

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 14:57 WIB

Din Syamsuddin: Hitung Cepat Jangan Menyesatkan

Din Syamsuddin: Hitung Cepat Jangan Menyesatkan

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 14:52 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×