Orang Ini Malah Berterima Kasih Putrinya Terbunuh dalam Tragedi MH17

Ruben Setiawan

Senin, 21 Juli 2014 | 21:16 WIB
Orang Ini Malah Berterima Kasih Putrinya Terbunuh dalam Tragedi MH17
Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan Dubes Belanda Kees Klompenhouwer memberi penghormatan bagi kroban MAS MH17 di Kiev. (Reuters/Valentyn Ogirenko)

Suara.com - Seorang ayah korban tragedi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 berterimakasih kepada siapa pun yang telah membunuh anak semata wayangnya.

Ucapan terima kasih yang sebenarnya adalah bentuk sarkasme itu disampaikan ayah asal Belanda itu lewat sebuah surat terbuka. Ada tiga pihak yang dia sebutkan, yakni Presiden Rusia Vladimir Putin, pemberontak pro-Rusia, dan Pemerintah Ukraina.

Tragedi yang menewaskan 298 orang di atas pesawat MAS MH17 itu sejauh ini diduga terjadi akibat tembakan rudal pemberontak pro-Rusia. Pemerintah Rusia-lah yang diduga sebagai pemasok senjata mematikan itu.

Melalui surat terbukanya, sang ayah, Hans de Borst meluapkan kemarahannya dalam bentuk sindiran. Ia menyalahkan Rusia dan pemberontak karena telah membunuh Elsemiek, putri satu-satunya.

Demikian bunyi surat tersebut:

"Terima kasih banyak Tuan Putin, pemimpin separatis atau Pemerintah Ukraina, karena telah membunuh satu-satunya anak yang saya sayangi.

Dia pergi secara tiba-tiba. Tertembak mati di angkasa wilayah negara yang dikoyak perang.

Elsemiek akan lulus tahun depan bersama sahabat-sahabatnya Julia dan Marine, dan dia benar-benar siswa yang baik di sekolah. Dia ingin belajar teknik sipil di Universitas Delft, dan dia benar-benar bersemangat.

Saya berharap Anda bangga telah merusak masa mudanya dan Anda dapat melihat diri Anda sendiri di depan cermin.

Saya berharap Anda akan segera membaca surat ini segera, mungkin sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris (yang mana Anda, sebagai seorang pandai, bisa membacanya).

Sekali lagi terima kasih!"

Surat terbuka tersebut dimuat dalam media Belanda pada hari Senin (21/7/2014). Banyak warga di Belanda yang geram atas tragedi memilukan tersebut. Sebanyak 193 orang Belanda tewas dalam tragedi tersebut. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejumlah Siswa Gelar Doa Bersama Korban MH17

Sejumlah Siswa Gelar Doa Bersama Korban MH17

News | Senin, 21 Juli 2014 | 15:48 WIB

Trauma, Sejumlah Pilot MAS Takut untuk Terbang

Trauma, Sejumlah Pilot MAS Takut untuk Terbang

News | Senin, 21 Juli 2014 | 15:29 WIB

Tega, Situs Ini Manfaatkan Foto Korban MH17 Untuk Dulang "Traffic" Tinggi

Tega, Situs Ini Manfaatkan Foto Korban MH17 Untuk Dulang "Traffic" Tinggi

Tekno | Senin, 21 Juli 2014 | 15:23 WIB

Katy Perry Blunder Soal "Tweet" Korban MH17

Katy Perry Blunder Soal "Tweet" Korban MH17

Entertainment | Senin, 21 Juli 2014 | 15:19 WIB

Evakuasi MH17

Evakuasi MH17

Foto | Senin, 21 Juli 2014 | 13:36 WIB

Inilah Kereta Jenazah Korban Tragedi MH17

Inilah Kereta Jenazah Korban Tragedi MH17

News | Senin, 21 Juli 2014 | 13:12 WIB

Terkini

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

×