Array

Tega, Situs Ini Manfaatkan Foto Korban MH17 Untuk Dulang "Traffic" Tinggi

Ruben Setiawan Suara.Com
Senin, 21 Juli 2014 | 15:23 WIB
Tega, Situs Ini Manfaatkan Foto Korban MH17 Untuk Dulang "Traffic" Tinggi
Akun Facebook palsu yang menggunakan foto korban MAS MH17. (Facebook)

Suara.com - Nama dan foto para korban pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 dimanfaatkan para penipu dunia maya untuk membuat laman Facebook palsu dan memancing pengguna internet masuk ke website mereka. Dengan cara tersebut, website mereka mendapat traffic (jumlah pengunjung) tinggi.

Salah satunya adalah foto dari Otis, Evie dan Mo Maslin, tiga bersaudara asal Perth, Australia yang menjadi korban pesawat MAS MH17. Foto mereka dipakai untuk membuat akun palsu yang diarahkan ke sebuah situs bernama goalshiglights.com. Situs itu terdaftar di Kota Bukares, Rumania sejak tahun 2010. Sementara alamat penyedia layanan internetnya diketahui ada di Belanda.

Di laman-laman Facebook palsu itu, dipasang link-link yang disebut berisi video rekaman jatuhnya pesawat MH17. Namun, ketika link itu di-klik, pengguna justru diarahkan ke situs lain yang sama sekali tidak berkaitan.

Menurut kepala Asosiasi Pencegah Kejahatan Siber Internasional cabang Australia, Ken Gamble, situs tersebut sudah diretas sehingga pengunjungnya langsung diarahkan ke sebuah situs kencan dewasa dan situs-situs lainnya yang menjual obat-obatan palsu.

Menurut Gamble, para bandit online tersebut menggunakan cara ini demi meningkatkan traffic yang datang ke situs mereka. Pasalnya, jika tragedi semacam ini terjadi, biasanya banyak sekali pengguna internet yang mencari informasi soal perkembangan yang terjadi.

Bukan hanya foto tiga bersaudara asal Perth itu saja. Sejumlah foto penumpang asal Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris juga dimanfaatkan untuk tujuan serupa. Demikian pula dengan foto sang pilot pesawat MH17 sendiri, Eugene Choo Jin Leong.

Beruntung, laman-laman tersebut sebagian besar sudah dihapus oleh Facebook. Sebelum dihapus, banyak pengguna Facebook yang tidak menyadari bahwa laman itu adalah palus, menuangkan rasa belasungkawa mereka.

"Kami berdoa bagi semua orang Australia, terutama anak-anak. Tuhan akan menjaga mereka di tangan-Nya, biarkan bintang-bintang bersinar terang untukmu supaya engkau tahu bahwa kamu tidak sendirian," tulis seorang pengguna yang mempercayai laman itu benar-benar milik korban. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI