Modus Polisi Kerjasama dengan Taksi Gelap Bandara Soekarno-Hatta

Siswanto

Minggu, 27 Juli 2014 | 15:10 WIB
Modus Polisi Kerjasama dengan Taksi Gelap Bandara Soekarno-Hatta
Kabid Humas Polda Metro Jaya Rikwanto. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Polisi sudah selesai memeriksa 18 orang yang digelandang saat inspeksi mendadak yang dilakukan KPK dan Bareskrim Polri di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta. Inspeksi ini terkait dengan penertiban terhadap pemeras tenaga kerja Indonesia yang baru pulang dari luar negeri.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 18 orang -- tiga di antaranya anggota TNI/Polri -- yang diamankan pada Sabtu (26/7/2014) dini hari itu, ketahuanlah cara kerja mereka di bandara saat beraksi.

Kepada suara.com melalui pesan singkat, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengungkapkan, ternyata ketiga anggota TNI/Polri tersebut berperan sebagai orang yang menawarkan jasa angkutan kepada TKI yang baru datang dari luar negeri untuk pulang ke tempat tujuan masing-masing.

"Apabila setuju dengan biaya tertentu, selanjutnya oknum tersebut menghubungi taksi gelap yang ada di tempat parkir bandara," kata Rikwanto.

Sopir taksi gelap yang dihubungi tiga anggota TNI/Polri itu tak lain adalah 15 orang sipil yang ikut digelandang dari depan Terminal 2D.

"Dan dari sopir taksi gelap tersebut, kemudian memberikan tips kepada oknum dimaksud sebagai jasa mencarikan penumpang," kata Rikwanto.

Ketiga anggota TNI/Polri tersebut, kata Rikwanto, bisa berada di area conveyor karena pernah ditugaskan di sana pada tahun 2007 sehingga mereka sudah kenal orang-orang di bandara.

"Mereka terjaring di area conveyor. Pada saat terjaring, sedang belum ada transaksi jasa angkutan antara oknum dan TKI karena TKI-nya belum datang (belum ada korban dari TKI)," kata Rikwanto.

Tindak lanjut dari hasil pemeriksaan terhadap 18 orang itu, kata Rikwanto, penyidik akan memeriksa CCTV yang berada di lokasi yang diduga pernah terjadi transaksi atau pemerasan terhadap TKI.

Untuk mengungkap kasus pemerasan di bandara, polisi butuh informasi dari TKI. Rikwanto mengimbau kepada para TKI yang selama ini merasa pernah menjadi korban pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta untuk segera melapor ke Polda Metro Jaya atau Polres Bandara.

Ke depan, kata Rikwanto, polisi akan koordinasi dengan pihak bandara untuk melakukan patroli bersama. Bandara diimbau melaporkan bila mengetahui praktik-praktik pemerasan di masa mendatang.

KPK dan Bareskrim sidak ke Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (26/7/2014) dini hari, untuk memperbaiki sistem pelaksanaan pelayanan publik bagi TKI.

“Kami kerjasama dengan pihak kepolisian, UKP4, melakukan sidak proses pemulangan TKI. Maksud sidak adalah uji ‘compliance’ dan bukan semata-mata penegakan hukum meski ternyata ada pelanggaran-pelanggaran hukum yang ditemukan,” kata Ketua KPK Abraham Samad.

Hadir dalam sidak tersebut, empat pimpinan KPK; Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Zulkarnain, dan Adnan Pandu Praja. Selain itu ada juga Kabareskrim Komjen Irjen Pol Suhardi Alius, Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang diwakili oleh Mas Ahmad Santosa dan Yunus Husein serta pihak dari Angkasa Pura II yaitu Direktur Angkasa Pura II Tri S. Sunoko dan Direktur Bandara Soekarno Hatta serta sejumlah pejabat terkait lain.

“Kita ingin memperbaiki tata kelola TKI kita dan banyak persoalan, kalau dibiarkan dampaknya pada TKI kita di luar negeri yang setengah mati mencari uang jauh dari keluarga tapi sampai diperas, intimidasi dan kami dapatkan oknum-oknum yang diduga punya keterkaitan,” kata Abraham.

Lima belas warga sipil yang diamankan sudah dibebaskan lagi, tadi pagi. Mereka diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatannya. Sedangkan tiga anggota TNI/Polri, sekarang masih diproses di kesatuan masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bebaskan 15 Orang Terduga Pemeras TKI

Polisi Bebaskan 15 Orang Terduga Pemeras TKI

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 14:46 WIB

BNP2TKI Apresiasi Sidak KPK ke Bandara Soetta

BNP2TKI Apresiasi Sidak KPK ke Bandara Soetta

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 20:16 WIB

Sidak KPK ke Bandara Soetta Diapresiasi Timwas TKI

Sidak KPK ke Bandara Soetta Diapresiasi Timwas TKI

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 16:00 WIB

KPK Kembangkan Hasil Inspeksi Bandara Soekarno-Hatta

KPK Kembangkan Hasil Inspeksi Bandara Soekarno-Hatta

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 09:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:28 WIB

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:27 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Jalan Panjang Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Kriminal Jadi Calon Kapolri

Jalan Panjang Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Kriminal Jadi Calon Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Punya Gaji Rp17 Juta Perbulan? Kini Bisa Ambil KPR Subsidi

Punya Gaji Rp17 Juta Perbulan? Kini Bisa Ambil KPR Subsidi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Buyer dari 113 Negara dan 1.500 Ekshibitor Siap Partisipasi dalam TEI 2026

Buyer dari 113 Negara dan 1.500 Ekshibitor Siap Partisipasi dalam TEI 2026

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Kupu-Kupu Kertas: Bertahannya Cinta di Tengah Kebencian yang Diwariskan

Kupu-Kupu Kertas: Bertahannya Cinta di Tengah Kebencian yang Diwariskan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Soal Pengesahan Kilat Calon Kapolri Baru, Ini Penjelasan Puan Maharani

Soal Pengesahan Kilat Calon Kapolri Baru, Ini Penjelasan Puan Maharani

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Listyo Sigit Prabowo Menjabat Kapolri Sejak Kapan? Diganti Suyudi Ario Seto Lewat Surpres

Listyo Sigit Prabowo Menjabat Kapolri Sejak Kapan? Diganti Suyudi Ario Seto Lewat Surpres

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:22 WIB

×