Ini Alasan Tim Transisi Jokowi Pilih Hendropriyono Jadi Dewan Penasehat

Laban Laisila

Sabtu, 09 Agustus 2014 | 17:27 WIB
Ini Alasan Tim Transisi Jokowi Pilih Hendropriyono Jadi Dewan Penasehat
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meresmikan rumah transisi di Jalan Situbondo, nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Bekas kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono baru saja diumumkan dipilih menjadi Dewan Penasehat Tim Transisi capres terpilih Joko Widodo hari ini, Sabtu (9/8/2014).

Meski Jokowi tak mau menyebutkan alasan memilih Hendro yang juga pernah malang melintah menjadi menteri di pemerintahan, tim transisi memastikan pemilihan itu karena keahlian profesional Hendro dibidang intelijen.

“Indonesia masalahnya sangat kuat. Oleh karena itu presiden terpilih butuh adanya masukan dari berbagai pihak, dari tokoh agama, akademisi, yang anda lihat pak Hendro (soal) intelijen,” ungkap Kepala Staf Rumah Transisi Jokowi, Rini Soemarmo di Jakarta, Sabtu (9/8/2014).

Sementara Deputi Staf Rumah Transisi Hasto Kristiyanto menolak berkomentar saat diatanya soal dugaan keterlibatan Hendro di kasus pelanggaran ham, sehingga bisa merugikan Jokowi.

“Kita perlukan nasehat yang bagus, yang berpengalaman, beliau diakui secara luas, sebagai profesor filsasfat intelegent. Yang penting seluruh komitmennya kepada rakyat kita ini,” ujarnya.

Hendropriyono pernah bertugas sebagai Kepala Badan Intelijen (BIN) selama empat tahun pada periode tahun 2001-2004 di Kabinet Gotong Royong yang di bawah pemerintahan Megawati.

Lelaki kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945 ini juga pernah tercatat sebagai Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan (PPH) dalam Kabinet Pembangunan VII serta Menteri Transmigrasi dan PPH dalam Kabinet Reformasi yang kemudian merangkap Menteri Tenaga Kerja.

Meskipun mentereng dengan sejumlah tugas militer dan pengalaman di pemerintahan, namanya juga disebut terlibat dugaan kasus pelanggaran ham pembantaian di Talangsari Way Jepara, Lampung pada 1989.

Saat itu Hendropriyono yang masih berpangkat Kolonel ABRI, menjabat sebagai Danrem 043/Garuda Hitam.

Pasukannya dituding terlibat membantai warga di Talangsari, komunitas Jemaah warga pimpinan Warsidi.

Jumlah korban tewas dalam kasus pembataian jemaah Warsidi hingga kini masih simpang siur. Versi pemerintah menyebut 30 korban, sedangkan masyarakat mengatakan 280 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditunjuk Jadi Penasihat, Hendropriyono Ingin Tim Kerja Efektif

Ditunjuk Jadi Penasihat, Hendropriyono Ingin Tim Kerja Efektif

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 16:33 WIB

Ditanya Peran "OI" di Pilpres, Iwan Fals Malah Ajak Nonton Konser

Ditanya Peran "OI" di Pilpres, Iwan Fals Malah Ajak Nonton Konser

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 16:32 WIB

Soal Presiden, Iwan Fals: Tunggu Saja Putusan Hukumnya

Soal Presiden, Iwan Fals: Tunggu Saja Putusan Hukumnya

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 16:31 WIB

Ini Sosok Dewan Penasihat Intelijen Jokowi

Ini Sosok Dewan Penasihat Intelijen Jokowi

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 15:16 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×