Array

Bayi Kembar Siam dengan Satu Jantung Lahir di RSUD Bangkalan

Achmad Sakirin Suara.Com
Kamis, 14 Agustus 2014 | 14:46 WIB
Bayi Kembar Siam dengan Satu Jantung Lahir di RSUD Bangkalan
Ilustrasi [shutterstock/06photo]

Suara.com - Bayi kembar siam dilahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Ratoh Ebu Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (13/8/2014). Jenis kembar siam bayi yang dilahirkan dari Rahim seorang ibu rumah tangga itu berjenis join twin thoraco, abnomino varus atau menyambung pada bagian dada dan perut.

"Bayi kembar siam yang kami tangani adalah jenis "join twin thoraco, abnomino varus" (dempet sambungan dada dan perut)," kata Ketua Dewan Medik RSUD Syarifah Ambami Ratoh Ebu Bangkalan dr Hamid di Bangkalan, Kamis (14/8/2014).

Pada kesempatan itu, ia tidak menyebutkan nama kedua orang tua bayi yang lahir kembar siam tersebut dengan alasan atas permintaan pihak keluarganya.

Bayi itu awalnya lahir dengan berat badan 4,8 kilogram di Klinik Roudhotul Hikmah pada sekitar pukul 18.30 WIB, Rabu (13/8/2014) malam.

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, kemudian dirujuk ke RSUD Bangkalan untuk mendapatkan perawatan khusus, sebab kondisinya melemah.

"Berdasarkan hasil bebigram, atau foto rontgen, bayi kembar siam tersebut, memiliki jantung satu," ujar Hamid.

Menurut Hamid, kasus kembar siam dengan dengan memiliki satu jantung, baru pertama kali di tangani RSUD Bangkalan.

Saat ini, pihak RSUD Bangkalan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif atas bayi tersebut.

"Si bayi telah diambil oleh tim dokter khusus dari surabaya, tadi," katanya.

Hamid menjelaskan berdasarkan kajian medis, dengan hanya memiliki satu jantung, sebenarnya harapan selamat tipis, kecuali ada keajaiban dari Yang Maha Kuasa. Apalagi pembuluh darahnya telah menyebar di tubuh kedua bayi tersebut.

"Jadi untuk kasus yang dialami bayi ini, non-dispriable (sulit untuk bisa dipisahkan, red.) meskipun memilik paru-paru dan ganternya dua," katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap kedua bayi bisa diselamatkan. Apalagi, katanya, tim dokter yang menangani adalah para dokter ahli. Mereka adalah dokter khusus yang menangani kejadian-kejadian serupa di sejumlah wilayah di Indonesia.

Mengenai biaya perawatan dan operasi selama di rumah sakit, menurut Hamid, biasanya gratis dan akan dibantu oleh pemerintah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI