Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 04 Februari 2026 | 16:38 WIB
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menyoroti jawaban menteri yang direspons melalui media sosial.
  • Saleh menekankan bahwa forum rapat kerja adalah tempat sah untuk mendebat kebijakan pariwisata secara transparan.
  • Rapat memutuskan Menteri Pariwisata diberi waktu fleksibel menyelesaikan evaluasi kinerja tahun 2025 terlebih dahulu.

Suara.com - Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, memberikan catatan terkait mekanisme jawaban yang disampaikan Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana atas pertanyaan-pertanyaan anggota dewan.

Hal tersebut disampaikan Saleh dalam Rapat Kerja (Raker) terkait Evaluasi Kinerja Program 2025 dan Pendalaman Program Kerja 2026 di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (4/2/2026).

Saleh menyoroti adanya sejumlah pertanyaan dari rapat sebelumnya pada 21 Januari 2026 yang belum tuntas dijawab secara resmi di dalam forum, namun justru direspons melalui media sosial.

"Kalau kita mau melanjutkan yang pertama yang 2025 karena masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab walaupun sudah dicicil melalui medsos, saya lihat. Ya kan, ada yang dicicil lewat medsos padahal sebetulnya jawaban itu di sini mestinya, bukan di medsos. Karena di sini boleh berdebat, ya kan. Tapi sudah baguslah saya lihat, wah semangat Ibu kita ya kan," ujar Saleh dalam pembukaan rapat.

Saleh menegaskan, bahwa forum rapat kerja adalah tempat yang sah secara konstitusional untuk melakukan pendalaman dan perdebatan mengenai kebijakan pariwisata, sehingga transparansi jawaban di dalam ruang rapat menjadi sangat penting.

Untuk itu, Saleh menawarkan skema pembagian waktu rapat agar evaluasi tahun 2025 diselesaikan terlebih dahulu sebelum melangkah ke program kerja tahun 2026.

"Bapak, Ibu, Saudara, karena itu saya tawarkan untuk menjawab yang kemarin itu bisa kita kasih waktu Bu Menteri sekitar 20 sampai 30 menit. Cukup enggak? Yang kemarin Ibu, evaluasi Bu tahun 2025. Jadi saya tawarkan 20-30 menit karena ada beberapa pertanyaan tadi ada beberapa teman nanya di belakang, pertanyaan saya ini belum nih Pak Ketua," jelasnya.

Menanggapi tawaran tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, menyatakan kesepakatannya.

Namun, ia menyarankan agar durasi waktu tidak dipatok secara kaku agar seluruh pertanyaan anggota yang masih menggantung dapat terjawab secara tuntas.

baca juga

"Izin Pak Ketua, terkait dengan skema yang Pak Ketua tawarkan tadi, saya setuju. Hanya saja mungkin batasan waktunya Pak Ketua, karena kemarin saya ingat yang 2025 itu banyak sekali pertanyaan dan pendalaman. Jadi mungkin seselesainya dari menjawab pendalaman dari para anggota," usul Putra Nababan.

Mendengar masukan tersebut, Saleh Partaonan Daulay akhirnya memutuskan untuk memberikan fleksibilitas waktu bagi Menteri Pariwisata hingga pendalaman evaluasi 2025 dianggap selesai oleh seluruh anggota.

"Jadi waktunya tidak mesti 20-30 menit, tapi kalau sudah dianggap cukup menjawab, tidak ada lagi yang mendalami, cukup, nanti masuk ke 2026. Gitu ya? Kita ketok ulang lagi (tok)," pungkas Saleh sembari mengetuk palu tanda kesepakatan dimulainya agenda rapat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saleh Daulay: Reshuffle Kabinet Hak Konstitusional Presiden Prabowo

Saleh Daulay: Reshuffle Kabinet Hak Konstitusional Presiden Prabowo

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:14 WIB

Ketua Komisi VII DPR Kritik Habis Menpar Widiyanti: Kalau Enggak Mau Rapat, Jangan Jadi Menteri

Ketua Komisi VII DPR Kritik Habis Menpar Widiyanti: Kalau Enggak Mau Rapat, Jangan Jadi Menteri

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:54 WIB

Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB