Ini Teori Terbaru Soal Misteri Hilangnya Pesawat MH370

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2014 | 13:18 WIB
Ini Teori Terbaru Soal Misteri Hilangnya Pesawat MH370
Bayangan pesawat P3 Orion milik AU Selandia Baru dalam operasi pencarian MH370 di Samudera Hindia. (Reuters/Rob Griffith)

Suara.com - Seorang mantan penyidik kecelakaan udara mengungkap spekulasi baru soal hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

Berdasarkan analisis mantan penyidik asal Selandia Baru itu, para penumpang pesawat MH370 meninggal akibat kekurangan oksigen sebelum akhirnya mendaratkan pesawat di Samudera Hindia hingga tenggelam.

Salah satu skenario yang paling mungkin, menurut si mantan penyidik, pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah, sengaja menghilangkan tekanan kabin penumpang sehingga tak ada cukup oksigen bagi semua penumpang. Akibatnya, semua penumpang dan kru pingsan selama empat jam sebelum akhirnya meninggal.

Memang, masker oksigen akan keluar secara otomatis dari atas kursi penumpang. Namun, masker itu hanya mampu memberikan suplai oksigen selama 20 menit. Mereka yang sempat memasang oksigen memang akan bertahan, namun tak lama.

Lalu, mereka akan koma dan mati karena tak mendapat pasokan oksigen. Sementara sang pilot, yang mengunci pintu kokpitnya masih bisa bertahan cukup lama dengan mengembalikan tekanan pesawat.

Setelah itu, barulah pilot Zaharie menjalankan sederet rencananya, termasuk menghindari radar, dan mendaratkan pesawatnya di atas air. Kemudian, ia membiarkan pesawatnya tenggelam. Oleh karena itulah, tim pencari tidak menemukan satupun puing pesawat. Pesawat Boeing 777 itu tenggelam ke dasar laut dalam keadaan utuh.

Teori tersebut diungkap oleh Ewan Wilson, mantan penyidik kecelakaan udara asal Selandia Baru. Orang itu jugalah yang mendirikan maskapai penerbangan Kiwi Airlines. Spekulasi itu ia ungkap usai melakukan penyidikan mandiri terhadap misteri hilangnya MH370.

Sebelumnya, Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) juga pernah melontarkan teori serupa. Menurut mereka, para penumpang kemungkinan sudah meninggal akibat hipoksia atau kekurangan oksigen.

Klaim Wilson diungkap lewat buku Goodnight Malaysia 370, yang ia tulis bersama jurnalis asal Selandia Baru, Geoff Taylor. Namun, sejauh ini, penyidik belum menemukan bukti kuat bahwa pilot Zaharie Ahmad Shah adalah orang yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini.

Pesawat MAS MH370 hilang pada tanggal 8 Maret 2014 saat dalam penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, Cina. Sebanyak tujuh di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI). (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Australia: Masih Ada Harapan untuk Temukan MH370

PM Australia: Masih Ada Harapan untuk Temukan MH370

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 12:04 WIB

Tragedi MH17, Malaysia Wajibkan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Tragedi MH17, Malaysia Wajibkan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 15:07 WIB

 Uang Penumpang MH370 Hilang, Karyawan Bank Ditahan

Uang Penumpang MH370 Hilang, Karyawan Bank Ditahan

News | Sabtu, 16 Agustus 2014 | 22:38 WIB

Rekening Penumpang MH370 Dikuras Rp400 Juta

Rekening Penumpang MH370 Dikuras Rp400 Juta

News | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 11:25 WIB

Kru Malaysia Airlines Tersandung Kasus Pelecehan Seks di Pesawat

Kru Malaysia Airlines Tersandung Kasus Pelecehan Seks di Pesawat

News | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 11:05 WIB

Terkini

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB