Jalan Kaki dari Malang, Akhirnya Giman Tiba di Jakarta

Siswanto

Senin, 13 Oktober 2014 | 07:51 WIB
Jalan Kaki dari Malang, Akhirnya Giman Tiba di Jakarta
Sejumlah petinggi partai koalisi Indonesia Hebat bertemu melakukan konsolidasi membahas agenda menjelang pemilihan Ketua MPR di kediaman Megawati, Jakarta, Minggu (5/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Akhirnya nazar Giman terpenuhi. Nazar warga asli Wonogiri, Jawa Tengah, ini ialah jalan kaki dari Malang ke Jakarta bila Joko Widodo-Jusuf Kalla terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2014-2019.

Selain itu, tujuan Giman jalan kaki adalah untuk memperjuangkan anak-anak dari keluarga miskin agar dapat bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Saat dihubungi suara.com, Senin (13/10/2014), lelaki berusia 38 tahun itu sudah berada di Jakarta dan istirahat sejenak di markas Barisan Relawan Jokowi Presiden, Cawang, Jakarta Timur.

Rencananya, sekitar jam 08.30 WIB nanti, ia akan jalan kaki lagi ke kantor DPP Partai Amanat Nasional Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang merupakan tujuan akhirnya.

Koordinator pengantar Giman, Nuel Benk, menceritakan Giman berangkat dari Malang pada Minggu (21/9/2014). Rute perjalanan bapak dari empat anak itu adalah Malang - Yogyakarta - Semarang - Alas Roban - Pantura - Jakarta.

Di Yogyakarta, kata Nuel Benk, Giman sempat mampir ke rumah petinggi Partai Amanat Nasional Amien Rais di Perumahan Sawitsari, Condongcatur, Sleman.

"Ingin ajak pak Amien yang juga pernah punya nazar jalan kaki," kata Nuel Benk.

Tapi, nazar tokoh Muhammadiyah itu bukan untuk kemenangan Jokowi-JK, melainkan kalau sampai ada yang dapat membuktikan ia pernah mendesak agar Prabowo Subianto diseret ke Mahkamah Militer karena kasus pelanggaran HAM, maka akan jalan kaki bolak-balik Yogyakarta-Jakarta. Dan ternyata ada buktinya, ada kliping koran yang membuktikan Amien pernah bicara tentang Prabowo.

"Sayangnya, waktu Pak Giman ke sana, Pak Amien-nya enggak di Yogya," kata Nuel Benk.

Kendati sudah menempuh jarak 817 kilometer, kondisi kesehatan Giman baik-baik saja.

"Malahan berseri-seri. Mungkin karena tujuannya juga untuk perjuangkan hak-hak anak miskin orang," kata Nuel Benk.

Jam 10.00 WIB nanti, sesampai di kantor DPP PAN, rencananya akan ada pernyataan pers dari Giman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

News | Senin, 03 November 2014 | 05:43 WIB

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

News | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 13:53 WIB

Terkini

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

×