Ahli Forensik: Tak Ada Kasus Sodomi di JIS

Doddy Rosadi

Kamis, 27 November 2014 | 05:58 WIB
Ahli Forensik: Tak Ada Kasus Sodomi di JIS
Ilustrasi: JIS. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - dr. Ferryal Basbeth, Spesialis Forensik dari Departemen Ilmu Kedokteran Forensik Universitas YARSI dihadirkan sebagai saksi ahli dalam lanjutan persidangan kasus sodomi di Jakarta International, Rabu (26/11/2014).

Patra M. Zen, kuasa hukum Agun Iskandar dan Virgiawan Amin usai sidang tertutup ini mengungkapkan, keterangan yang disampaikan oleh dr. Ferryal semakin memperkuat keterangan sejumlah saksi-saksi dan fakta medis yang sudah terungkap dalam 16 kali sidang sebelumnya.

“Saksi ahli memastikan bahwa berdasarkan fakta medis dan kondisi korban MAK, sodomi yang dituduhkan itu tidak ada. dr. Ferryal juga menegaskan sesuai hasil pemeriksaan rumah sakit, korban MAK tidak mengalami penyakit menular seksual. Keterangan ini sejalan dengan kesaksian dari saksi-saksi dan fakta hukum yang sudah terungkap sebelumnya di persidangan,” ungkap Patra Zen dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Kamis (27/11/2014).

Menurut Patra, dr. Ferryal menyatakan dalam setiap pemeriksaan foreksik kasus kekerasan seksual dokter akan mencari adanya bekas memar, luka-luka, lecet, bekas luka gigit dan tanda-tanda kekerasan lainnya pada tubuh korban. Namun dari hasil visum dan uji laboratorium yang dilakukan oleh SOS Medika, RSCM dan RSPI tanda-tanda kekerasan seksual tersebut tidak ada.

Jika terjadi serangan seksual pada 17 Maret, lanjuta Patra, seharusnya ketika pemeriksaan di SOS Medika tanggal 22 Maret dan RSCM 24 Maret, tanda-tanda kekerasan itu ada. Sebab butuh 2 minggu bagi anus untuk dapat sembuh dari kekerasan seksual yang berulangkali dilakukan oleh banyak pelaku.

“Berdasarkan pengalaman dr Ferryal melakukan forensik kasus-kasus kekerasan sekual pada anak, seharusnya ada sobekan atau lecet bekas, jaringan parut, meregangnya otot pada anus, lebam dan kemerahan. Korban mungkin juga telah terjangkit penyakit menular seksual,” ujar Patra menirukan kembali keterangan dr. Ferryal.

dr Ferryal juga menjelaskan hasil visum yang dilakukan oleh drMuhammad Lutfi dari RSPI pada 27 Maret. Sesuai hasil dari pemeriksaan eksternal terhadap anus MK, di pastikan bahwa anus MK normal dan tidak ada tanda-tanda trauma atau cedera masa lalu. Hasil anuscopi yang dilakukan terhadap MAK mengidentifikasi adanya abrasi dan nanah. Namun berdasarkan diagnosis dr. Lutfi,  MAK mengalami proktitis adalah peradangan pada lapisan rektum disertai rasa sakit dan infeksi.

“Sesuai diagnosis dokter RSPI danah di anus MAK diakibatkan oleh infeksi infeksi protozoa seperti disentri amuba atau giardia. Itu sebabnya resep yang diberikan dr Lutfi adalah Flagyl. Obat ini tidak digunakan untuk mengobati penyakit menular seksual seperti Gonore atau Chlamydia,“ jelas Patra.

Ahli forensik ini juga menjelaskan, dalam banyak kasus pedofil terhadap anak tidak mungkin dilakukan oleh banyak orang. Biasanya dilakukan melalui iming-iming dan si anak tidak akan mungkin kembali ke tempat kejadian. Atas dasar fakta medis inilah, Patra mengungkapkan, saksi ahli dr Ferryal memastikan bahwa sodomi terhadap MAK tidak pernah terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

×