Wah, 212 Pohon di Bogor Rawan Tumbang

Ardi Mandiri

Sabtu, 29 November 2014 | 00:20 WIB
Wah, 212 Pohon di Bogor Rawan Tumbang
Pohon Tumbang

Suara.com - Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor, Jawa Barat, mendeteksi adanya 212 pohon rawan tumbang yang tersebar di sejumlah titik di wilayah tersebut.

"Karena ini musim penghujan, kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pohon tumbang. Kami mencatat sedikitnya ada 212 pohon di Kota Bogor statusnya rawan tumbang," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor, Jawa Barat, Iwan Riyanto kepada Antara di Bogor, Jumat (28/11/2014).

Agus mengatakan, DKP telah melakukan pendataan terhadap 14.275 pohon yang ada di Kota Bogor. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 212 pohon berstatus rawan tumbang.

Menurut Agus, ratusan pohon tersebut berstatus ada yang sudah tua, lapuk dan mati. Sehingga berpotensi patah atau tumbang apabila hujan disertai angin.

"Saat hujan upayakan untuk tidak berteduh di bawah pohon, menghindari melintas di bawah pohon," kata Agus.

Agus mengatakan, rata-rata usia pohon di Kota Bogor ada yang puluhan tahun bahkan sampai seratus tahun. Kebanyakan pohon yang rawan tumbang berjenis Kenari dan beberapa angsana.

Titik lokasi pohon rawan tumbang ini terdapat di tiga lokasi yakni di Kecamatan Tanah Sareal seperti di Jalan Dadali, Kecamatan Bogor Barat di Jalan Semeru dan sebagian di Jalan Padjajaran.

"Di Jalan Semeru itu rata-rata umur pohon sudah 100 tahun," kata Iwan.

Pohon yang rawan tumbang umumnya mengalami gangguan pertumbuhan, selain karena kurangnya nutrisi dari pemupukan, juga dikarenakan faktor dari luar yakni kerusakan yang disebabkan oleh ulah manusia.

Banyak pohon mengalami keropos dan rusak akibat paku yang menancap di batang pohon yang dipasang oleh orang-orang baik yang memasang iklan, maupun yang berjualan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pemakuan di pohon, karena paku yang ditancapkan ke batang pohon menyebabkan pohon-pohon ini tetanus, akhirnya sakit dan rusak," kata Iwan.

Iwan menambahkan, selama musim penghujan DKP mengintensifkan melakukan perawatan dan pemangkasan, guna menghindari kejadian pohon tumbang atau patah hingga menimbulkan korban jiwa.

Menurut dia, keterbatasan personel menjadi kendal Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk melakukan perawatan maupun penebangan pohon karena untuk menebang sebuah pohon membutuhkan waktu lama dan tenaga yang banyak.

Sebelumnya, dalam waktu satu pekan, dua peristiwa pohon patah terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Bogor. Dalam peristiwa tersebut seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertimpa patahan pohon di Jalan Dadali pada Rabu (26/11/2014) kemarin.

Lalu disusul pada hari Kamis (27/11/2014) seorang remaja perempuan terjatuh dari sepeda motor saat melintas di Jalan Juanda setelah patahan pohon dari Kebun Raya jatuh menimpanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atasi Pohon Tumbang, Pertamanan Turunkan Tim Buser

Atasi Pohon Tumbang, Pertamanan Turunkan Tim Buser

News | Jum'at, 28 November 2014 | 15:46 WIB

Angin Kencang, Ini Lokasi Pohon Tumbang di Jakarta

Angin Kencang, Ini Lokasi Pohon Tumbang di Jakarta

News | Jum'at, 28 November 2014 | 15:34 WIB

Hujan Lebat, Banyak Pohon Tumbang di Jakarta

Hujan Lebat, Banyak Pohon Tumbang di Jakarta

News | Jum'at, 28 November 2014 | 14:56 WIB

Terkini

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 07:58 WIB

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 07:55 WIB

×