Demi Perempuan Ini, ISIS Rela Kehilangan Rp2,5 Triliun

Liberty Jemadu

Minggu, 25 Januari 2015 | 13:48 WIB
Demi Perempuan Ini, ISIS Rela Kehilangan Rp2,5 Triliun
Sajidah al-Rishawi, perempuan yang akan ditukar ISIS dengan tawanan Jepang bernama Kenji Goto (Screenshot YouTube).

Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dalam sebuah video terbaru yang diluncurkan akhir pekan ini, menunjukkan jenazah Haruna Yukawa, satu dari dua warga Jepang yang mereka sandera sejak 2014.

Sebelumnya pada Selasa (20/1/2015) ISIS mengunggah sebuah video di internet menunjukkan dua warga Jepang, Yukawa dan jurnalis Kenji Goto, yang disandera di Suriah. ISIS mengancam akan membunuh keduanya jika Pemerintah Jepang tidak menyediakan uang Rp2,5 triliun dalam 72 jam.

Tetapi setelah tenggat waktu 72 jam lewat, muncul video bergambar jenazah Yukawa. Dalam video itu itu ISIS mengancam akan membunuh Goto jika seorang perempuan bernama Sajida al-Rishawi, yang kini berada dalam tahanan pemerintah Yordania tidak dilepaskan.

Dalam videonya, ISIS menyebut Sajida sebagai "saudari kami yang dipenjara."

Siapakah Sajidah, perempuan yang demi dirinya ISIS rela kehilangan Rp2,5 triliun?

Sajidah masuk dalam catatan sejarah setelah peristiwa pemboman di sebuah beberapa hotel di Yordania pada 2005. Dia bersama suaminya membawa bom pada November 2005 dalam sebuah aksi bunuh diri di Radison Hotel.

Dalam sebuah pengakuan di stasiun televisi lokal pada 2005, Sajidah dengan tenang bercerita tentang pemboman yang menewaskan suaminya dan bagaimana bom yang diikat pada tubuhnya gagal meledak.

"Suami saya meledakan bomnya dan saya mencoba meledakkan bom saya, tetap gagal. Orang-orang berlari, dan saya berlari bersama mereka," Sajidah bercerita tentang peristiwa yang menewaskan puluhan orang itu.

Pada 2006 Sajidah dihukum mati, tetapi di tahun yang sama Yordania menetapkan moratorium eksekusi mati. Bulan depan Yordania kembali akan melakasanakan eksekusi mati.

Pemerintah Yordania mengatakan bahwa Sajidah, yang kini berusia sekitar 40an, bersama suaminya Ali al-Shamari berencana meledakan diri di Radison Hotel. Bom yang dibawa Ali meledak membunuh 38 orang dalam sebuah pesta pernikahan di hotel itu.

Tiga pembom bunuh diri lainnya meledakan diri di tiga hotel lainnya menewaskan 57 orang di waktu yang sama.

Sajidah mengaku dia adalah warga Irak yang tinggal di Ramadi. Ia masuk ke Yordania bersama suaminya menggunakan pasport palsu. (CNN)

BACA JUGA:

Terungkap, Asal-usul Al Quran Raksasa yang Muncul di Sidoarjo

Ini Penyebab Badan AirAsia QZ8501 Gagal Diangkat

Putranya Dibunuh, Seorang Ayah Bantai 7 Anggota ISIS

TNI Turun Tangan Kalau KPK 'Diserang' Polisi

Cerita Kezia Karamoy Menjadi Muslim di "Gue Juga Islam"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Ratusan Perempuan yang Disiksa oleh ISIS

Kisah Ratusan Perempuan yang Disiksa oleh ISIS

News | Sabtu, 24 Januari 2015 | 07:45 WIB

ISIS Hukum Cambuk Musisi Hanya Gara-gara Kepergok Main Keyboard

ISIS Hukum Cambuk Musisi Hanya Gara-gara Kepergok Main Keyboard

News | Rabu, 21 Januari 2015 | 13:40 WIB

Terkini

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Malang | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Badai MSCI Belum Reda! Pekan Depan IHSG Terancam Jebol di Bawah 5.000, Banyak Saham ARB Lagi?

Badai MSCI Belum Reda! Pekan Depan IHSG Terancam Jebol di Bawah 5.000, Banyak Saham ARB Lagi?

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Kabur Sepekan Usai Kena Omel, Siswi SMP Asal Pringsewu Ditemukan di Belakang Pasar Gedongtataan

Kabur Sepekan Usai Kena Omel, Siswi SMP Asal Pringsewu Ditemukan di Belakang Pasar Gedongtataan

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Recall Suzuki Satria F150 dan Satria Pro 2025 hingga 2026: Apa yang Bermasalah?

Recall Suzuki Satria F150 dan Satria Pro 2025 hingga 2026: Apa yang Bermasalah?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:33 WIB

×