Isu Demo Besar-besaran, Armada Penghalau Massa Dikerahkan ke KPK

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 06 Februari 2015 | 14:02 WIB
Isu Demo Besar-besaran, Armada Penghalau Massa Dikerahkan ke KPK
Ratusan personel Brimob dan tiga unit mobil water cannon disiagakan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Setelah muncul kabar akan terjadi demonstrasi besar-besaran di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (6/2/2015), keamanan lingkungan ditingkatkan.

Tak jauh dari gedung KPK, terlihat dua armada penghalau massa, water cannon. Beberapa waktu yang lalu, datang dua kendaraan yang penuh anggota polisi. Mereka terlihat membawa perlengkapan antihuru-hara.

"Ada kabar bahwa setelah salat Jumat ini ada yang mau beraksi di sini, ya, kita siap-siap saja," kata salah seorang anggota polisi yang tidak mau menyebutkan namanya di depan gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2015).

Tapi hingga berita ini diturunkan jam 13.30 WIB, belum terlihat tanda-tanda datangnya demonstran. Saat ini, arus lalu lintas di Jalan Rasuna Said di kedua arah masih lancar.

Beberapa pekan terakhir, hampir setiap hari KPK didatangi demonstran, baik pendukung KPK maupun demonstran yang menuntut agar pimpinan KPK diperiksa dalam kasus hukum.

Seperti diketahui, saat ini KPK dan Polri sedang bersitegang. Ketegangan semakin memuncak ketika Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dijadikan tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri di tengah upaya KPK mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan calon Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan. 

Publik mendesak Presiden Joko Widodo segera turun tangan untuk menyelesaikan konflik kedua lembaga agar proses penegakan hukum berjalan maksimal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kerja Kompolnas

Pengamat Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kerja Kompolnas

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 13:50 WIB

Politisi Golkar: Jika BG Batal Dilantik, Tamparan Keras untuk DPR

Politisi Golkar: Jika BG Batal Dilantik, Tamparan Keras untuk DPR

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 12:20 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB