PM Australia Memohon kepada Indonesia

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2015 | 13:23 WIB
PM Australia Memohon kepada Indonesia
Jokowi dan Tony Abbott. (Antara)

Suara.com - Perdana Menteri Australia Tony Abbott memohon kepada Indonesia untuk memberikan grasi kepada dua warga negaranya yang sudah dijatuhi hukuman mati dalam kasus narkoba.

Andrew Chan (31 tahun) dan Myuran Sukumaran (33 tahun) tengah bersiap untuk menjalani eksekusi mati karena terbukti membawa heroin dari Bali menuju Australia pada 2005 lalu.

“Jutaan warga Australia merasa sangat sedih terhadap apa yang akan dialami dua warga negara Australia di Indonesia itu. Permohonan saya adalah, bahkan di saat-saat terakhir ini,adalah Indonesia memberikan respon kepada kami seperti respon yang dilakukan negara lain kepada Indonesia ketika warga negaranya akan dihukum mati,” kata Abbott.

Saat ini, lebih dari 300 warga negara Indonesia yang sudah divonis hukuman mati di seluruh dunia, termasuk di Malaysia, Singapura, Cina, Arab Saudi dan Qatar. Sebagian besar divonis bersalah dalam kasus perdagangan narkoba.

Ketika ditanya apakah Australia akan menarik perwakilan dari Indonesia apabila hukuman mati tetap dijalankan, Abbott mengungkapkan,” Australia akan mencari cara agar ketidaksenangan kami diketahui. Kami menghormati kedaulatan Indonesia. Tetapi kami lebih menghargai kemurahan hati dalam hal ini.”

Abbott mengatakan, Australia menentang hukuman mati dan menganggap hukuman itu sebagai bentuk yang barbar. Presiden Jokowi sudah menolak permohonan grasi yang dilakukan oleh kedua terpidana mati itu. (CNA/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Tetap Akan Jalankan Hukuman Mati untuk WN Australia

Pemerintah Tetap Akan Jalankan Hukuman Mati untuk WN Australia

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 17:27 WIB

Kejagung Diminta Cepat Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

Kejagung Diminta Cepat Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 03:00 WIB

Sebanyak 229 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri

Sebanyak 229 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 18:26 WIB

Dua Anggota Bali Nine Akan Dieksekusi Bulan Ini

Dua Anggota Bali Nine Akan Dieksekusi Bulan Ini

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 16:27 WIB

Terkini

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:02 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah

Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:39 WIB

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:30 WIB

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:29 WIB

Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama

Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:27 WIB