Pemerintah Tetap Akan Jalankan Hukuman Mati untuk WN Australia

Arsito Hidayatullah, Bagus Santosa

Kamis, 12 Februari 2015 | 17:27 WIB
Pemerintah Tetap Akan Jalankan Hukuman Mati untuk WN Australia
Menlu Retno Marsudi. (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan, pemerintah konsisten menjalankan kebijakannya mengenai masalah kejahatan narkoba. Hal itu disampaikannya menanggapi dua warga negara (WN) Australia yang akan dihukum mati dalam kasus Bali Nine.

"Saya kira, kita tidak perlu lagi mengulang mengenai dampak dari kejahatan itu sendiri terhadap warga negara kita, dan kita tidak perlu mengulang-ulang lagi status emergensi kerusakan kejahatan narkoba," kata Retno, sebelum rapat kerja dengan Komisi I DPR, Jakarta, Kamis (12/2/2015).

Menurut Menlu, kejahatan narkoba di Indonesia cukup memprihatinkan. Sebab kini menurutnya, Indonesia menjadi negara destinasi terbesar bagi peredaran narkoba, dan bukan lagi wilayah transit.

"Sekarang, apa (itu) kita biarkan? Berapa banyak yang harus dibayar? Intinya, pemerintah akan konsisten terhadap ini," tegas Retno.

Seperti diketahui, Pemerintah Australia melakukan upaya untuk menyelamatkan warganya yang terlibat kasus Bali Nine. Menlu Australia Julie Bishop mengatakan bahwa pemerintahnya tak akan menyerah.

"Kami terus melakukan representasi di tingkat tertinggi," kata Bishop kepada wartawan, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (6/2).

"Kami terus meminta orang-orang yang punya pengaruh dan kontak dengan pemerintah Indonesia, untuk melakukan kontak sekarang dan membuat presentasi," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dua warga Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, terancam segera dieksekusi mati oleh regu tembak, setelah upaya mereka untuk mengajukan PK atas vonis mati ditolak, pada Rabu 4 Februari lalu. Keduanya ditangkap pada tahun 2005 lalu di Bali, serta divonis mati pada tahun berikutnya atas upaya menyelundupkan heroin.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Australia Ancam Tarik Duta Besar dari Indonesia

Australia Ancam Tarik Duta Besar dari Indonesia

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 10:17 WIB

Kejagung Diminta Cepat Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

Kejagung Diminta Cepat Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 03:00 WIB

8 Penghuni LP Krobokan Siap Gantikan Hukuman Mati Andrew Chan

8 Penghuni LP Krobokan Siap Gantikan Hukuman Mati Andrew Chan

News | Minggu, 08 Februari 2015 | 17:57 WIB

Pastor Australia Ingin Terpidana Mati Bisa Ajukan Grasi Kedua

Pastor Australia Ingin Terpidana Mati Bisa Ajukan Grasi Kedua

News | Sabtu, 07 Februari 2015 | 13:55 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×