Brasil Juga Minta Indonesia Batalkan Hukuman Mati

Doddy Rosadi

Kamis, 19 Februari 2015 | 10:41 WIB
Brasil Juga Minta Indonesia Batalkan Hukuman Mati
Rodrigo Gulater. (dok keluarga/Telegraph)

Suara.com - Australia bukan satu-satunya negara yang meminta Indonesia untuk membatalkan hukuman mati. Duta Besar Brasil untuk Indonesia dikabarkan sudah mengirimkan surat tertulis dari Presiden Dilma Rousseff terkait rencana eksekusi mati terhadap salah satu warga negaranya, Rodrigo Gularte (42 tahun).

Rodrigo dikabarkan mengalami gangguan jiwa sehingga pemerintah Indonesia diminta tidak melakukan eksekusi mati. Berdasarkan UU, seseorang yang mengalami gangguan jiwa tidak bisa dihukum atas kejahatan yang dilakukannya dan seharusnya mendapatkan perawatan.

Hukuman mati terhadap seseorang dengan gangguan jiwa juga bertentangan dengan hukum internasional. Koordinator Kontras, Haris Azhar mengatakan, pemerintah harus melihat lagi kasus yang dialami Rodrigo.

“Ada indikasi Rodrigo tidak mendapatkan peradilan yang adil. Setelah 10 tahun, tidak ada koreksi yang dilakukan dalam kasus ini. Pemerintah Indonesia seharusnya malu apabila tetap mengeksekusi mati Ridrigo,” kata Haris.

Rodrigo divonis hukuman mati pada 2005 setelah kedapatan menyelundupkan 6 kg kokain ke Indonesia di papan seluncurnya. Rodrigo bersama 11 terpidana mati lainnya akan menjalani hukuman mati pada bulan ini. Eksekusi kemungkinan dilakukan di Nusa Kambangan, Jawa Tengah.

Keluarga Rodrigo sudah berada di Cilacap, wilayah yang terdekat dengan penjara Nusa Kambangan.
“Rodrigo sangat sakit dan dia perlu perawatan,” kata sepupunya, Angelita.

Dia membantah bahwa gangguan jiwa yang dialami Rodrigo merupakan sesuatu yang dibuat-buat. Kata Angelita, dokter sudah memerikan Rodrigo dan hasilnya menunjukkan bahwa dia mengalami gangguan jiwa. (Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Hukuman Mati, Jaksa Agung Kumpulkan Kajati

Bahas Hukuman Mati, Jaksa Agung Kumpulkan Kajati

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 21:02 WIB

Abbott Ancam Indonesia, Kemlu Keluarkan Komentar Pedas

Abbott Ancam Indonesia, Kemlu Keluarkan Komentar Pedas

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 14:20 WIB

Australia Terus Desak Indonesia untuk Batalkan Hukuman Mati

Australia Terus Desak Indonesia untuk Batalkan Hukuman Mati

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 06:49 WIB

Menlu: Penerapan Hukuman Mati Tak Pilih-pilih Warga Negara

Menlu: Penerapan Hukuman Mati Tak Pilih-pilih Warga Negara

News | Selasa, 17 Februari 2015 | 20:09 WIB

Jadi Tempat Eksekusi, Dua Napi Nusakambangan Ini Malah Pakai Sabu

Jadi Tempat Eksekusi, Dua Napi Nusakambangan Ini Malah Pakai Sabu

News | Selasa, 17 Februari 2015 | 15:05 WIB

Kejaksaan Agung Tunda Pemindahan Duo "Bali Nine"

Kejaksaan Agung Tunda Pemindahan Duo "Bali Nine"

News | Selasa, 17 Februari 2015 | 14:10 WIB

Soal Hukuman Mati, DPR Tuding Australia Sedang Frustrasi

Soal Hukuman Mati, DPR Tuding Australia Sedang Frustrasi

News | Senin, 16 Februari 2015 | 19:28 WIB

Soal Hukuman Mati, MenkumHAM: Kita Punya Hukum Sendiri

Soal Hukuman Mati, MenkumHAM: Kita Punya Hukum Sendiri

News | Senin, 16 Februari 2015 | 18:56 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×