Petasan Imlek Perburuk Kualitas Udara di Cina

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 21 Februari 2015 | 07:15 WIB
Petasan Imlek Perburuk Kualitas Udara di Cina
Ilustrasi pesta kembang api. (Shutterstock)

Suara.com - Di balik kemeriahan Tahun Baru Cina di Negeri Tirai Bambu, ternyata ada dampak serius. Polusi udara di Negeri Panda itu makin buruk dikarenakan pesta kembang api di langit-langit distrik.

Air quality index (AQI) atau ideks kualitas udara di 106 kota di Cina di ambang 'tingkat berbahaya'. Terutama pada Rabu (18/2/2015) pukul 20.00 sampai Kamis (19/2/2015) pukul 08.00. Nilai AQI-nya mencapai 300. Itu artinya pencemaran udara di sana sudah sangat serius.

The China National Environmental Monitoring Center (CNEMC) menyebutkan ada 40 kota yang masuk dalam ambang polusi berat. Yang paling parah adalah Beijing.

"Saya hanya memamerkan 'langit biru' pada jaringan sosial saya di pagi hari. Tapi kabut asap kembali di malam hari," keluh seorang warga Beijing, Chen kepada Xinhua.

Biro Lingkungan kota Beijing mencatat ada partikel udara berdiameter 2,5 mikron yang menyebabkan kabut asap. Jumlahnya mencapai 410 mg per meter kubik pada Kamis dinihari. Selain Beijing, Provinsi Hebei, Sichuan, dan Provinsi Gansu juga dilanda polusi berat akibat pesta kembang api.

Konsumsi petasan di Cina memang sangat besar. Terutama pada musim Tahun Baru Cina. Namun karena isu polusi udara, pemerintah mengurangi penjualan petasan di tingkat pengecer sebanyak 20 persen tahun ini. Sebelum penjualannya dibatasi, nilai penjualan petasan eceran di Cina mencapai 50 juta yuan atau sekitar USD 8,1 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambut Imlek, Grup Band BIBAP Tampil Maraton di Sini

Sambut Imlek, Grup Band BIBAP Tampil Maraton di Sini

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2015 | 11:38 WIB

Mengintip Peruntungan di Tahun Kambing Kayu

Mengintip Peruntungan di Tahun Kambing Kayu

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 19:10 WIB

Makna Kue Manis Dalam Perayaan Imlek

Makna Kue Manis Dalam Perayaan Imlek

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 17:28 WIB

Pertokoan Glodok Tutup

Pertokoan Glodok Tutup

Foto | Kamis, 19 Februari 2015 | 17:25 WIB

Rayakan Imlek, Kambing-kambing Dimandikan Air Bunga

Rayakan Imlek, Kambing-kambing Dimandikan Air Bunga

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 16:53 WIB

Menangguk Rezeki Imlek dari Penjualan Kue Keranjang

Menangguk Rezeki Imlek dari Penjualan Kue Keranjang

News | Kamis, 19 Februari 2015 | 16:21 WIB

Imlek di Berbagai Daerah

Imlek di Berbagai Daerah

Foto | Kamis, 19 Februari 2015 | 16:14 WIB

Imlek 2566, Ratusan Pengemis Dadakan Padati Vihara Dharma Bhakti

Imlek 2566, Ratusan Pengemis Dadakan Padati Vihara Dharma Bhakti

News | Kamis, 19 Februari 2015 | 15:46 WIB

Di Cina, Benda-benda Ini Tabu Jadi Bingkisan Imlek

Di Cina, Benda-benda Ini Tabu Jadi Bingkisan Imlek

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 14:45 WIB

Imlek di Petak Sembilan

Imlek di Petak Sembilan

Foto | Kamis, 19 Februari 2015 | 14:31 WIB

Terkini

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×