Ini Tips Hindari Begal Saat Berkendara

Laban Laisila, Bagus Santosa

Kamis, 05 Maret 2015 | 16:24 WIB
Ini Tips Hindari Begal Saat Berkendara
Begal. (Youtube)

Suara.com - Begal belakangan ramai diperbincangkan khalayak umum. Begal yang biasa beroperasi pada malam hari, membuat sebagian orang di Jakarta yang pulang larut ketakutan. Sebab, begal biasanya nekat dalam beraksi, bahkan sampai melukai korbannya. Lalu, apa tipsnya?

Yahya (29), punya cara khusus untuk mengantisipasi begal, yaitu ikut rombongan alias konvoi. Kebetulan, dia merupakan pekerja swasta yang bertugas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari tempat dia bertugas, dia pulang ke kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Pekerjaannya memang kadang menyita waktu hingga larut malam. Kalau sudah begitu, Yahya, biasanya pulang tidak berani sendirian.

"Kalau pulang malam, biasanya saya kalau pulang bareng rombongan. Nah kalau dari Priok, biasanya banyak tuh rombongan dari Astra, saya biasanya ikut-ikutan aja. Mereka ngerti kok kalau kita juga pulang kemalaman, jadi biasanya dikasih ikut rombongan," kata Yahya bercerita kepada suara.com, Kamis (5/3/2015).

Dia menambahkan, jika memang rombongan terpecah di titik tertentu, dan akhirnya Yahya harus sendirian, maka perlu mengamati sekitar. Caranya, pergunakan spion untuk mengetahui adanya gerakan mencurigakan di belakang motornya.

"Nah, kalau sudah sendirian, biasanya saya ngawasin spion," tuturnya.

Lain lagi dengan Arbi (31), warga Bojong Gede, Depok. Tips yang dia berikan untuk menghindari begal adalah dengan ngebut supaya tak bisa dikejar pelaku begal.

"Kalau balik malem sekitar jam 1.00 lebih, saya pasti ngebut alias nggak nurunin gas sama sekali kecuali lampu merah juga. Kecepatan 80 sampe 100 karena jalanan kosong juga. Terus, jangan bawa motor dengan kondisi stabil, dalam artian nge-gas pelan-pelan karena begal demen banget sama yang beginian," kata Arbi yang kerja di kawasan Tebet.

Arbi memang pernah ikut atlit balap. Sehingga, soal ngebut bukan kendala buatnya. Selain keahlian dalam balapan, Arbi memberikan tips untuk memodifikasi motor supaya tidak diambil pelaku begal. Yaitu dengan cara membuat saklar sendiri untuk mematikan listrik dari kontak.

"Buat semacam tombol saklar yang mudah buat dijangkau dan orang nggak tau. Paling nggak ketika kita dalam bahaya, kita bisa matiin motor kita. Insyallah begal kagak bakal bawa motor loe dalam kondisi mesin mati," ujarnya.

Selain itu, mengantisipasi tindakan begal adalah dengan tidak menghiraukan teguran dari siapa pun di jalan. Arbi mengatakan, modus menegur juga banyak dipakai pelaku begal.

"Menghindar jika ada orang menegur di tengah jalan, seperti misal nanya alamat dan lain-lain dan selalu waspada sambil liat-liat spion. Terakhir, jangan lupa berdoa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaki Begal Motor Lintas Jakarta-Bekasi Pincang Ditembus Peluru

Kaki Begal Motor Lintas Jakarta-Bekasi Pincang Ditembus Peluru

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 17:52 WIB

KPAI: ABG Labil Potensial Jadi Pembegal

KPAI: ABG Labil Potensial Jadi Pembegal

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 00:00 WIB

Terkini

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×