Soal Golkar, Yasonna Laoly Diminta Tak Bawa-bawa Jokowi

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 18 Maret 2015 | 17:50 WIB
Soal Golkar, Yasonna Laoly Diminta Tak Bawa-bawa Jokowi
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengakui kepengurusan DPP Partai Golkar pimpinan Agung Laksono muncul polemik baru yaitu mengenai Yasonna meminta Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan presiden tentang kepengurusan Golkar.

Menurut Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, hal tersebut dapat dianggap sebagai upaya untuk menjatuhkan wibawa Presiden. Sebab, kata Fahri, penyelesaian kisruh partai harusnya diselesaikan di tingkat kementerian.

"Padahal, enggak ada keputusan. Dan sekarang pengen nyeret-nyeret Presiden. Ini, kan tambah kacau nanti. Pak Laoly bisa dituduh orang menyeret Presiden untuk dijatuhkan. Kalau melanggar, kan langgar saja sendiri, jangan bawa-bawa Presiden dong," ujar Fahri.

Fahri menduga langkah Menteri Yasonna sebatas ingin tes di pasar. Bila benar demikian, kata dia, Menkumham tengah mengacaukan situasi politik.

"Mungkin dia mau testing on the water kali. 'Ah, gue umumkan aja dulu, kalau marah gue tarik dah', ga boleh gitu dong. Ini bahkan mengacaukan situasi dan kondisi proses yang sedang kita jaga baik-baik," katanya.

Fahri meminta Menteri Yasonna untuk lebih berhati-hati dalam membuat keputusan. Sebab, kata Fahri, bukan tidak mungkin, Menteri Yasona bisa dilaporkan masyarakat saat ditemukan keputusannya melanggar hukum.

"Pak Laoly mohon berhati-hati, jangan sembarangan, ini negara demokrasi, negara hukum. Anda salah, anda bisa kena hukum," kata Fahri.

Terkait dengan Kemenkumham mengakui pengurus DPP Partai Golkar hasil Munas di Jakarta, Yasonna enggan menanggapi lebih jauh.

"Ini kan keputusannya belum ada. Tidak ada dokumen satu pun yang menunjukkan adanya keputusan Menkumham, tidak ada. Yang ada hanya konferensi pers. Penjelasan konferensi pers, jadi nggak ada keputusan. Karena itu, kita nggak bisa ngomong kiri-kanan ini. Karena keputusan belum ada," kata Fahri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan DPR: Golkar Belum Bisa Ubah Alat Kelengkapan Dewan

Pimpinan DPR: Golkar Belum Bisa Ubah Alat Kelengkapan Dewan

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 17:27 WIB

Sambangi DPP PKB, Agung Laksono: Terasa di Rumah Sendiri

Sambangi DPP PKB, Agung Laksono: Terasa di Rumah Sendiri

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 16:33 WIB

Dukung Agung, Ketua DPD Golkar Aceh Dipecat Ical

Dukung Agung, Ketua DPD Golkar Aceh Dipecat Ical

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 15:39 WIB

Muhaimin Iskandar Umrah, di DPP PKB Agung Disambut Abdul Kadir

Muhaimin Iskandar Umrah, di DPP PKB Agung Disambut Abdul Kadir

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 15:35 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×