Khofifah Ajak Muslimat NU Kerja Sama Tangkal Ajaran ISIS

Siswanto

Minggu, 22 Maret 2015 | 19:16 WIB
Khofifah Ajak Muslimat NU Kerja Sama Tangkal Ajaran ISIS
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parwansa mengajak Muslimat NU Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, untuk menolak paham radikal yang mengarah gerakan terorisme, seperti kelompok yang menamakan diri negara Islam Irak dan Suriah.

"PBNU sudah berkali-kali menyatakan menolak ISIS," kata Khofifah, yang juga Menteri Sosial Kabinet Kerja, dalam Pengajian Akbar Hari Lahir ke-69 Muslimat NU di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (22/3/2015).

Saat ditemui wartawan usai pengajian, Khofifah mengatakan bahwa kaum ibu memiliki sensitifitas dalam mengenali perilaku dan perubahan sikap anak-anaknya.

Oleh karena itu, kata dia, kaum ibu rumah tangga bisa menangkal paham radikal yang mengarah pada terorisme, termasuk Islamic State Iraq and Syiria (ISIS/IS).

Menurut dia, dalam tubuh muslimat telah terbangun perspektif jihad rahmatan lilalamin (membawa berkah bagi alam semesta).

"Kalau ada idiom syiar agama Islam pakai kekerasan dan melakukan kejahatan kemanusiaan, kita semua harus bergandeng tangan untuk menolak itu," katanya.

Disinggung mengenai langkah nyata Kementerian Sosial dalam menekan radikalisme, Khofifah mengakui bahwa berkembangnya paham itu akibat adanya kesenjangan sosial.

Akan tetapi, menurut dia, kesenjangan sosial merupakan masalah yang ditangani lintas kementerian dan lembaga.

"Kementerian Sosial itu pada posisi membangun keserasian sosial dan integrasi sosial. Itu ada nomenklatur APBN-nya, keserasian sosial dan integrasi sosial," katanya.

Dalam hal ini, dia mencontohkan ketika ada jeda kemanusiaan di Aceh.

"Saya tiga hari lalu ke Aceh Selatan, saya ketemu eks kombatan karena cukup banyak eks kombatan Aceh yang mengalami proses pengintegrasian nasionalisme mereka melalui diklat di Kementerian Sosial," katanya.

Selain Aceh, ia mengemukakan di Poso juga banyak peran Kementerian Sosial melalui Tim Spider yang berada di Balai Besar Kementerian Sosial, Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Kementerian Sosial melalui Pusat Penyuluhan Sosial mengajak membangun keserasian sosial.

"Apa yang menjadikan disharmoni, ini harus kita bangun keserasian kembali karena dinamik sekali," katanya menambahkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ajaran ISIS Diperkirakan Sudah Lama Masuk Indonesia

Ajaran ISIS Diperkirakan Sudah Lama Masuk Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 18:29 WIB

Bila ISIS Tak Ditangani, Indonesia Bisa Diserang Bom Bunuh Diri

Bila ISIS Tak Ditangani, Indonesia Bisa Diserang Bom Bunuh Diri

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 16:47 WIB

Ini Dia Peran Lima Terduga ISIS, Ada yang Cari Duit dan Bikin Web

Ini Dia Peran Lima Terduga ISIS, Ada yang Cari Duit dan Bikin Web

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 16:33 WIB

Cari Bukti Tambahan terkait ISIS, Polisi Geledah Empat Rumah

Cari Bukti Tambahan terkait ISIS, Polisi Geledah Empat Rumah

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 16:05 WIB

Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi dari Lima Terduga ISIS

Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi dari Lima Terduga ISIS

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 15:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×