Polisi Diusir dari Ruang Fraksi Golkar DPR di Lantai 12

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 30 Maret 2015 | 17:08 WIB
Polisi Diusir dari Ruang Fraksi Golkar DPR di Lantai 12
Ketua Fraksi partai Golkar kubu Agung Laksono, Agus Gumiwang, mendatangi ruang kerja Fraksi Partai Golkar di lantai 12 gedung DPR Jumat (27/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sejumlah anggota polisi datang ke ruang Fraksi Golkar di lantai 12 gedung DPR/MPR untuk memeriksa keadaan karena saat itu terjadi keramaian di sana, Senin (30/3/2015). Keramaian terjadi setelah Wakil Ketua DPP Parti Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai, dan rombongan datang hendak masuk ke ruangan fraksi yang sekarang masih dikuasai kubu Aburizal Bakrie.

Melihat polisi datang, anggota DPR Fayakhun mempertanyakan kehadiran mereka.

"Lho ini siapa yang undang? Ke sini pasti karena ada yang minta? Siapa yang minta?" kata Fayakhun.

Saat itu di Fraksi Golkar ada Yorrys dan rekan-rekannya, seperti Dave Laksono, Airlangga Hartanto, Ibnu Munzir, Fayakhun, Azhar Romly, Boby Rizlaldo, Bowo Pangarso, Melkias Markus Mekeng.

"Ini kami dapat informasi katanya ada keramaian. Kami ingin melihatnya," kata seorang anggota polisi.

"Tidak ada apa-apa. Kami ke sini untuk ke ruangan kami. Karena kami merupakan Golkar yang sah. Kalau bapak melarang berarti bapak melawan hukum," Fayakhun menjawab.

Anggota polisi rupanya tidak mau menyerah.

"Kalau begitu semua yang tidak berkepentingan keluar dari sini," kata polisi.

"Ya sudah, yang seragam coklat (polisi) juga harus keluar dari sini," kata anggota Golkar Dave Laksono.

Tidak lama kemudian, sejumlah anggota polisi pergi.

Yorrys datang ke Fraksi Golkar untuk melihat ruangan ketua dan sekretaris fraksi. Namun, ia dan teman-temannya mendapati ruangan terkunci. Mereka tidak bisa membuka karena tidak memiliki password.

"Kenapa ditutup? Memang ini sudah jadi milik pribadi?" kata Yorrys.

"Ya sudah, pamdal yang di dalam suruh keluar. Biar anak-anak bawa alat ini mau saya palang. Biar kita adu kuat saja," kata Yorrys.

Sementara itu, sejumlah anggota pamdal yang berada di lokasi tidak melakukan apa-apa. Mereka pun ikut menunggu dan bersiaga dari hal-hal yang tak diinginkan.

Seperti diketahui, saat ini sedang terjadi perebutan ruangan fraksi. Kubu Agung yang sudah mendapatkan pengesahan dari pemerintah mengubah struktur fraksi serta mendesak agar kubu Aburizal menyerahkan ruangan fraksi.

Namun kubu Ical tidak menyerah, mereka menolak memberikan ruangan fraksi serta perubahan kepengurusan. Mereka berpatokan saat ini, proses hukum berupa gugatan terhadap keputusan pemerintah terhadap kepengurusan Golkar kubu Agung sedang berlangsung di PTUN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Kubu Aburizal: Jangan Sok Jagoan, PPP Saja Tidak

Golkar Kubu Aburizal: Jangan Sok Jagoan, PPP Saja Tidak

News | Senin, 30 Maret 2015 | 13:03 WIB

Rakyat Tak Dirugikan, Konflik Partai Golkar Tak Layak Diangketkan

Rakyat Tak Dirugikan, Konflik Partai Golkar Tak Layak Diangketkan

News | Minggu, 29 Maret 2015 | 04:30 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×