Warga Bengkulu Resah Sapi Ngamuk Sebelum Mati

Tomi Tresnady

Senin, 20 April 2015 | 05:05 WIB
Warga Bengkulu Resah Sapi Ngamuk Sebelum Mati
Penjualan hewan kurban di wilayah Depok Jawa Barat, menjelang Idul Adha, Rabu (17/9/2014) [suara.com/Rengga Satria]

Suara.com - Warga di Kelurahan Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak sebulan terakhir resah dengan kejadian yang dialami sapi di wilayah itu yang tiba-tiba mengamuk sebelum mati.

"Warga di sini resah karena sapi yang awalnya sehat mengamuk sebelum mati," kata warga Kelurahan Koto Jaya Sudirman, di Mukomuko, Minggu (19/4/2015).

Warga mengatakan, sudah sebanyak lima ekor sapi warga di wilayah itu berprilaku yang sama sebelum mati.

Ia minta, dari pihak kesehatan hewan di daerah itu agar ada sosialisasi bagaimana mengatasi dan memberikan pertolongan pertama terhadap sapi itu.

"Warga di sini tidak tahu mau melapor kemana, karena selama ini belum ada petugas peternakan yang memberikan sosialisasi tentang kesehatan hewan," ujarnya.

Ia mengatakan, kalau ada sosialisasi mengenai sapi yang mati itu biar kedepan warga tahu dan dapat mengantisipasinya.

Karena, katanya, akibat peristiwa itu warga mengalami kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

"Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Karena tidak hanya pemilik hewan yang rugi tetapi warga juga resah karena sapi itu sebelum mati mengamuk terlebih dahulu sehingga merusak pagar," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tegang, Pasukan Bersenjata Dikerahkan Kejar Sapi 'Nakal'

Tegang, Pasukan Bersenjata Dikerahkan Kejar Sapi 'Nakal'

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 18:50 WIB

Terkini

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB