Polisi AS Tewaskan Lelaki Bersenjata di Pameran Kartun Nabi

Liberty Jemadu

Senin, 04 Mei 2015 | 15:22 WIB
Polisi AS Tewaskan Lelaki Bersenjata di Pameran Kartun Nabi
Polisi Texas, AS, sedang berjaga di depan gedung pameran kartun Nabi Muhammad di Garland, Texas, Minggu (3/5) [Reuters/Mike Stone].

Suara.com - Polisi Texas, Amerika Serikat menembak mati dua orang bersenjata yang berusaha menyerang sebuah pameran karya karikatur Nabi Muhammad di wilayah dekat Dallas, demikian kata pemerintah setempat, Minggu (4/5/2015).

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 7.00 malam waktu setempat di Curtis Culwell Center, sebuah arena tertutup di pinggiran kota Garland. Geert Wilders, politikus Belanda yang terkenal dengan komentar-komentar anti-Islam, menjadi salah satu pembicara di pameran tersebut.

Polisi mengaku belum bisa mengidentifikasi identitas dua orang bersenjata itu dan apakah mereka melakukan penyerangan karena tidak suka acara itu digelar.

"Saya tak tahu mereka siapa. Yang saya tahu mereka tewas dan tergeletak di jalan," kata juru bicara kepolisian Joe Harn.

Sebagai langkah antisipasi, jelas Harn, polisi sempat memeriksa mobil kedua orang itu, khawatir jika mereka membawa bom di dalamnya.

Adapun pameran bertajuk "Muhammad Art Exhibit and Contest" itu diselenggarakan oleh Pamela Geller, presiden organisasi American Freedom Defense Initiative (AFDI). Organisasinya sering dijuluki sebagai kelompok penebar kebencian dan telah beberapa kali menjadi sponsor iklan-iklan anti-Islam di AS.

Penyelenggara pameran itu mengatakan acara itu digelar untuk mempromosikan hak dan kebebasan berpendapat. Mereka menawarkan hadiah sebesar 10.000 dolar AS (sekitar Rp129 juta) bagi juara dalam lomba menggambar kartun Nabi Muhammad itu.

Dalam Islam, melukiskan Nabi Muhammad dalam gambar, foto, atau video adalah haram dan dinilai sebagai penghinaan. Pada Januari lalu 12 orang tewas dalam serangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo, di Paris, Prancis. Serangan itu dilancarkan oleh dua orang bersenjata sebagai balasan karena majalah itu kerap menggambar kartun Nabi Muhammad.

Sementara dalam insiden di Texas, Minggu, dua orang bersenjata mengemudikan mobil di depan gedung pameran, menembaki seorang petugas keamanan, dan berhasil melukai kakinya.

Sejumlah petugas kepolisian Garland, yang ikut berjaga di lokasi pameran, kemudian terlibat baku tembak dengan dua orang bersenjata itu. Keduanya tewas di lokasi kejadian.

Petugas keamanan yang terkena tembakan dirawat di rumah sakit lokal dan sudah dipulangkan. Ia satu-satunya yang cedera dari pihak keamanan.

Sebagian besar pengunjung pameran itu tak mengetahui adanya peristiwa itu dan berada di dalam gedung saat baku tembak berlangsung. Polisi kemudian meminta mereka untuk tetap berada di dalam gedung sampai daerah itu dipastikan benar-benar aman.

"Tersangka pertama langsung ditembak. Tersangka kedua tertembak dan cedera, tetapi sempat berusaha mengambil tasnya. Tentu saja petugas, yang tak tahu apa isi tasnya, langsung menembak lagi. Ia juga tewas," kata Douglas Athas, Wali Kota Garland. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SMA Ini Ajarkan Propaganda Anti-Muslim

SMA Ini Ajarkan Propaganda Anti-Muslim

News | Jum'at, 10 April 2015 | 13:40 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB