Sampai Kapan Pengiriman TKI ke Timur Tengah Dihentikan?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Mei 2015 | 06:04 WIB
Sampai Kapan Pengiriman TKI ke Timur Tengah Dihentikan?
Foto TKI terpidana mati di Abu Dhabi, Cicih. (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Pemerintah menghentikan sementara Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah. Sebab banyak TKI yang terancam hukuman mati di sana. Lalu sampai kapan itu berlaku?

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan batasan waktu penghentian pengiriman TKI tidak terbatas.

"Sampai Negara Arab itu mempunyai hukum yang melindungi tenaga kerja asing. Tidak terbatas," jelas Nusron saat berbincang dengan suara.com, Rabu (6/5/2015).

Sebelumnya, BNP2TKI mencatat ada 228 tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang terancam hukuman mati. Paling banyak di Malaysia.

Dari 200 lebih TKI itu kebanyakan karena kejahatan narkoba, dituduh sihir dan kasus zinah. Paling sulit menganangi TKI yang dituduh membunuh. Sebab harus melibatkan hubungan antar negara agar TKI yang bersangkutan terlepas dari hukuman mati.

BNP2TKI mencatat dari 228 TKI yang terancam hukuman mati, ada 19 orang di Arab Saudi, 1 orang di Abu Dhabi, 52 orang di Malaysia, dan 3 orang di Singapura.

Dengan catatan itu, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta agar pengiriman TKI pembantu rumah tangga (PRT) dihentikan seiring dengan diumumkannya “roadmap” larangan pengiriman PRT ke negara-negara wilayah Timur Tengah.

Jika setelah adanya pengumuman roadmap kemarin masih ada yang berani dan nekat ngirim TKI PRT ke Timteng, maka berarti mereka telah melakukan praktik human trafficking. Menurut Hanif, keputusan penghentian dan larangan pengiriman TKI PRT ke Timteng merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membenahi sistem tata kelola penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri.

Dengan adanya “roadmap” ini, Hanif meminta agar PPTKIS yang selama ini mengirimkan TKI ke Timteng mulai menyiapkan tenaga kerja terampil sebagaimana yang sudah diatur dalam SKKNI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemlu Cari Orang Ini untuk Bebaskan TKI Cicih dari Hukuman Mati

Kemlu Cari Orang Ini untuk Bebaskan TKI Cicih dari Hukuman Mati

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 18:56 WIB

Cicih, Terpidana Mati TKI di Abu Dhabi Minta Tolong ke Jokowi

Cicih, Terpidana Mati TKI di Abu Dhabi Minta Tolong ke Jokowi

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 17:14 WIB

Menaker Samakan Pengirim PRT ke Timteng Dengan Human Trafficking

Menaker Samakan Pengirim PRT ke Timteng Dengan Human Trafficking

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 06:02 WIB

BP3TKI: Banyak TKI Tak Bisa Menulis

BP3TKI: Banyak TKI Tak Bisa Menulis

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 14:38 WIB

BNP2TKI Bakal Perbaiki Sistem Penyaluran Buruh Migran

BNP2TKI Bakal Perbaiki Sistem Penyaluran Buruh Migran

News | Kamis, 30 April 2015 | 21:53 WIB

TKI Dipancung, Politisi PDIP Sindir Kinerja Puan Maharani

TKI Dipancung, Politisi PDIP Sindir Kinerja Puan Maharani

News | Selasa, 21 April 2015 | 13:54 WIB

BNP2TKI Keluhkan Sistem Kontrak Kerja di Arab Saudi

BNP2TKI Keluhkan Sistem Kontrak Kerja di Arab Saudi

News | Sabtu, 18 April 2015 | 19:41 WIB

Banyak TKI Dihukum Mati, Nusron Wahid: Karena Ada Tumpang Tindih

Banyak TKI Dihukum Mati, Nusron Wahid: Karena Ada Tumpang Tindih

News | Sabtu, 18 April 2015 | 16:42 WIB

WNI Dihukum Mati, Kemenlu Sudah Lakukan Sosialisasi

WNI Dihukum Mati, Kemenlu Sudah Lakukan Sosialisasi

News | Sabtu, 18 April 2015 | 16:30 WIB

TKI Dipancung, DPR Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi

TKI Dipancung, DPR Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi

News | Jum'at, 17 April 2015 | 13:25 WIB

Terkini

Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam

Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam

Sumbar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Ada Apa dengan Garuda Indonesia, Reza Aulia Diberhentikan Sementara dari Direksi

Ada Apa dengan Garuda Indonesia, Reza Aulia Diberhentikan Sementara dari Direksi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Cushion Instaperfect untuk Kulit Apa? Kenali 2 Varian dan Perbedaannya

Cushion Instaperfect untuk Kulit Apa? Kenali 2 Varian dan Perbedaannya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:55 WIB

AI Bantu Ilmuwan Petakan Hamparan Alga yang Makin Meluas di Laut Dunia, Bagaimana Caranya?

AI Bantu Ilmuwan Petakan Hamparan Alga yang Makin Meluas di Laut Dunia, Bagaimana Caranya?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Sunblock Badan yang Bagus SPF Berapa? Ini Panduan agar Kulit Terlindungi Maksimal

Sunblock Badan yang Bagus SPF Berapa? Ini Panduan agar Kulit Terlindungi Maksimal

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Vietnam Waspada, Kim Sang-sik Punya Rencana Khusus

Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Vietnam Waspada, Kim Sang-sik Punya Rencana Khusus

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Makin Diperketat, Beli Gas Melon Bakal Pakai NIK

Subsidi LPG 3 Kg Makin Diperketat, Beli Gas Melon Bakal Pakai NIK

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Jangan Cuma Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Jangan Cuma Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Desil Tidak Sesuai? Ini Cara Ubah Data DTKS dan DTSEN Agar Dapat Bansos

Desil Tidak Sesuai? Ini Cara Ubah Data DTKS dan DTSEN Agar Dapat Bansos

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:45 WIB

The End of Oak Street Pamer Dinosaurus Sampai Misterinya Lupa Dikupas

The End of Oak Street Pamer Dinosaurus Sampai Misterinya Lupa Dikupas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:45 WIB

×