Jokowi Buka Akses Papua, Jurnalis Asing: Hapuskan Clearing House

Laban Laisila

Senin, 11 Mei 2015 | 14:56 WIB
Jokowi Buka Akses Papua, Jurnalis Asing: Hapuskan Clearing House
Presiden Jokowi di Wamena, Papua (Antara/Prasetyo Utomo)

Suara.com - Jurnalis asing yang bertugas di Indonesia memuji kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan mengizinkan dan membuka akses bagi jurnalis media asing meliput di Papua.

Salah seorang Board Member (Dewan Pengurus) Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC) Zubaidah Nazeer menyambut baik kebijakan tersebut.

I think that’s  good, Presiden Jokowi memberikan sinyal positif dan memberikan peluang bagi warga Papua untuk berekspresi,” kata Zubaidah saat dihubungi suara.com, Senin (11/5/2015).

Kendati demikian, Zubaidah yang bekerja sebagai koresponden media Singapura juga menginginkan agar kebijakan ini juga harus diikuti oleh para staffnya.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk membuat kebijakan Jokowi menjadi kenyataan adalah menghapuskan clearing house.

Clearing house yang dimaksud, yakni rapat antara sejumlah instansi pemerintah yang diselenggarakan tiap Kamis di Kementerian Luar Negeri.

Rapat itu dihadiri oleh perwakilan  Kemenlu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Intelijen Negara, Polri, serta Tentara Nasional Indonesia, untuk membahas setiap permohonan kunjungan jurnalistik ke Papua.

Zubaidah yang juga sempat meliput kegiatan Jokowi di Papua menganggap, penghapusan clearing house itu sebagai suatu jaminan tambahan kalau Jokowi benar-benar serius ingin membuka Papua.

“Jadi yang lainnya perlu mengikuti Pak Jokowi,” kata Zubaidah lagi.

Seperti diberitakan, Jokowi memutuskan untuk membebaskan jurnalis asing yang ingin meliput berbagai isu di Papua.

Hal itu disampaikannya di sela-sela kunjunganya ke Papua selama empat hari.

"Mulai hari ini, saya membebaskan wartawan asing yang ingin ke Papua seperti halnya ke daerah lain," tegas Jokowi di Wapeko, Distrik Kurik, Merauke.

Menurut Jokowi, mulai saat ini Indonesia harus berpikir positif dan saling percaya yang selama ini sudah mulai hilang.

"Jangan ada pertanyaan itu, sudah cukup," tambah Presiden Jokowi ketika dimintai tanggapannya tentang kehadiran wartawan asing ke Papua yang lebih banyak meliput kegiatan kelompok bersenjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi ke Manokwari, Bendera Bintang Kejora Berkibar di Beringin

Jokowi ke Manokwari, Bendera Bintang Kejora Berkibar di Beringin

News | Senin, 11 Mei 2015 | 07:53 WIB

Papua Bebas Buat Wartawan Asing, Pejabat Papua Puji Jokowi

Papua Bebas Buat Wartawan Asing, Pejabat Papua Puji Jokowi

News | Senin, 11 Mei 2015 | 02:24 WIB

Jokowi: Mulai Hari Ini Saya Bebaskan Wartawan Asing ke Papua

Jokowi: Mulai Hari Ini Saya Bebaskan Wartawan Asing ke Papua

News | Minggu, 10 Mei 2015 | 18:16 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×