BNN Bekuk Biang Pengedar Narkoba di Lapas Karawang

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 Mei 2015 | 11:31 WIB
BNN Bekuk Biang Pengedar Narkoba di Lapas Karawang
Ilustrasi narkoba. (Shutterstocks)

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dalang peredaran narkoba jenis sabu-sabu dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Karawang, Jumat (22/5) dinihari. Pengedar itu berinisial AA.

Direktur Pemberantasan BNN Brigjen Dedi Fauzi mengatakan AA merupakan pengendali, penyandang dana dan pemesan narkoba dari sindikat Iran berinisial JM.

"AA ditangkap di Lapas Karawang. Dia pengendali, penyandang dana, dan pemesan barang ke sindikat Iran," kata Direktur Pemberantasan BNN Brigjen Dedi Fauzi ketika dihubungi, Minggu (24/5/2015).

AA, kata Dedi, sebelumnya dipenjara di Lapas Karawang atas kasus sabu-sabu. "Dia dulu bandar sabu," katanya.

Sehari sebelum penangkapan AA, Kamis (21/5) kemarin BNN menciduk delapan orang tersangka. Mereka adalah JM, DR, AL, HA, AS, MR, AW, dan WR. Sementara itu, total barang bukti yang disita BNN dalam pengungkapan kasus tersebut sebanyak 16.323,7 gram sabu-sabu dan 778 butir inex.

Dalam kasus ini, diketahui bahwa peredaran narkoba tersebut dikendalikan oleh seorang napi dari dalam lapas, yakni AA. Dedi mengatakan bahwa AA mengenal DR karena AA pernah dipenjara di Lapas Bancey, Bandung, Jawa Barat, sebelum dipindah ke Lapas Karawang.

"Dulu AA dipenjara di Bancey sebelum dipindah ke Karawang. Jadi, dia kenal DR pas di Bancey. AA itu bosnya DR," jelasnya.

Kronologi pengungkapan kasus tersebut, JM menghubungi AA untuk bertransaksi. Tersangka AA pun kemudian menghubungi DR untuk memintanya bertemu JM.

"AA ditelepon JM, lalu AA meminta DR ke Atrium untuk bertemu JM," katanya.

Kemudian, DR dan JM pun diringkus petugas ketika tengah bertransaksi sabu-sabu sebanyak 925 gram di Jalan Senen III, Jakarta Pusat. Selain DR dan JM, AL juga turut ditangkap karena ikut hadir dalam transaksi tersebut.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dengan menyambangi tempat tinggal JM yang berada di Apartemen Mitra Oasis Tower A kamar 1704, Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan di apartemen tersebut petugas menemukan sebanyak 15.380 gram sabu-sabu yang dikemas dalam 17 bungkus.

Berselang beberapa jam setelah penangkapan dan penggeledahan di Jakarta, petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di Bandung.

Lokasi pertama yang didatangi oleh petugas adalah asrama sipir Lapas Banceuy yang merupakan asrama DR. Dari lokasi penggeledahan petugas menyita 16 gram sabu-sabu dan 778 butir inex yang terdapat di dalam 78 bungkus, bong/alat isap, timbangan, dan plastik klip sebagai bahan pengemas sabu-sabu.

Selanjutnya, petugas BNN menggeledah sebuah kamar indekos 308 di Jalan Ibrahim Adjie No. 416, Bandung. Di lokasi tersebut, petugas mendapatkan barang bukti sebanyak 2,7 gram sabu-sabu dan sebuah rekapan transaksi barang dan uang dari hasil penjualan narkoba. Dalam penggeledahan di kamar indekos tersebut petugas turut mengamankan HA, yang saat itu berada di dalamnya.

Dalam kasus ini, kata Dedi, AA berniat mengedarkan narkoba ke lapas-lapas. Selain itu, beberapa kota yang ditarget sebagai daerah pemasaran sabu-sabu jaringan AA, yakni Jakarta, Karawang, Tangerang, dan Bandung.

"Dia mau mengedarkan sabu-sabu ke seluruh lapas. Kota-kota yang ditargetkan adalah Jakarta, Karawang, Tangerang, Bandung," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNN Bekuk Sipir Pengedar Narkoba

BNN Bekuk Sipir Pengedar Narkoba

Foto | Sabtu, 23 Mei 2015 | 12:25 WIB

Dua Pasangan di Luar Nikah Diamankan dalam Razia BNN

Dua Pasangan di Luar Nikah Diamankan dalam Razia BNN

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 11:38 WIB

Tiga pejabat DKI yang Baru Dilantik Terindikasi Konsumsi Narkoba

Tiga pejabat DKI yang Baru Dilantik Terindikasi Konsumsi Narkoba

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:51 WIB

Peredaran Narkoba di Polewali Mandar Sudah Masuk ke Desa

Peredaran Narkoba di Polewali Mandar Sudah Masuk ke Desa

News | Senin, 18 Mei 2015 | 04:46 WIB

BNN: Banyak PNS Batam Gunakan Narkoba

BNN: Banyak PNS Batam Gunakan Narkoba

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 23:41 WIB

Jokowi Akan Terbitkan Perpres Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Jokowi Akan Terbitkan Perpres Rehabilitasi Pecandu Narkoba

News | Sabtu, 16 Mei 2015 | 16:00 WIB

Laporkan Keluarga Pengguna Narkoba, BNN: Gratis dan Tak Dituntut

Laporkan Keluarga Pengguna Narkoba, BNN: Gratis dan Tak Dituntut

News | Sabtu, 16 Mei 2015 | 14:33 WIB

Indonesia Darurat Narkoba

Indonesia Darurat Narkoba

Foto | Sabtu, 16 Mei 2015 | 14:54 WIB

LBH Minta Korban Narkoba Tak Dijebloskan ke Penjara

LBH Minta Korban Narkoba Tak Dijebloskan ke Penjara

News | Sabtu, 16 Mei 2015 | 14:00 WIB

BNN Targetkan 100 Ribu Orang Akan Direhabilitasi

BNN Targetkan 100 Ribu Orang Akan Direhabilitasi

News | Sabtu, 16 Mei 2015 | 13:09 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×