Anas Doakan Hakim Artidjo Makin Kece di Atas Kuburan Keadilan

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 10 Juni 2015 | 10:20 WIB
Anas Doakan Hakim Artidjo Makin Kece di Atas Kuburan Keadilan
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (24/9). Anas dijatuhi hukuman delapan tahun penjara. [suara.com/Rengga Satria]

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menumpahkan kekecewaan atas vonis 14 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim kasasi. Melalui pengacara, Handika Honggo Wongso, Anas menyatakan putusan tersebut terlalu sadis.

"Dikira hakim kasasi bisa mengoreksi kezaliman dan kekerasan hukum menjadi putusan yang adil, ternyata malah menambah sadisme dan memporak-porandakan keadilan," kata Handika melalui pesan singkat, Selasa (9/6/2015) malam. 

"Palu hakim kasasi berlumuran darah. Kebenaran dan kemanusiaan dilukai secara sengaja oleh nafsu menghukum yang menyala-nyala," katanya.

Lebih lanjut, Anas mendoakan majelis hakim kasasi yang melipatgandakan hukuman dengan kalimat satire.

"Semoga Pak Artidjo Alkostar makin tenar, Pak MS Lumme semakin kece, pak Krisna Harahap makin mantap. Tenar, kece dan mantap di atas kuburan keadilan," katanya.

Handika bersama pengacara Anas yang lain, Firman Wijaya, akan berdiskusi dengan Anas terkait langkah hukum yang akan ditempuh seusai Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dan memperberat hukuman kliennya.

Anas sendiri telah mendekam di Rumah Tahanan Gedung KPK sejak 10 Januari 2014 atau setelah enam jam diperiksa penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang. Belakangan, KPK juga menjeratnya dengan pasal tindak pidana pencucian uang.

Dalam sidang tingkat pertama di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai hakim Haswandi menyatakan Anas terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan TPPU sehubungan dengan proyek P3SON Hambalang. Anas divonis delapan tahun penjara, denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan, dan membayar uang pengganti sebesar Rp57,59 miliar dan 5,261 juta dolar AS.

Vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada KPK yang meminta Anas dihukum 15 tahun penjara. Saat itu, JPU KPK juga meminta hakim menjatuhi hukuman tambahan kepada Anas berupa pencabutan hak dipilih untuk menduduki jabatan publik, namun ditolak oleh Haswandi cs.

Meski begitu, Anas tetap mengajukan banding atas putusan tersebut. Di tingkat banding, bekas Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) itu mendapat pengurangan masa tahanan satu tahun dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, atau menjadi tujuh tahun penjara.

Namun, Anas merasa belum puas sehingga kembali mengajukan kasasi kepada MA. Tak disangka, MA ternyata malah menolak permohonan kasasi Anas, dan melipat gandakan hukumannya dari 7 tahun menjadi 14 tahun penjara serta denda Rp5 miliar subsider satu tahun empat bulan kurungan.Selain itu, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI tersebut juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp57.592.330.580 kepada negara.

Majelis hakim kasasi, yang diketuai Artidjo Alkostar dengan anggota Krisna Harahap dan MS Lumme tersebut, juga menjatuhi hukuman tambahan kepada Anas berupa pencabutan hak dipilih untuk menduduki jabatan publik, sebagaimana permohonan JPU KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MA: Anas Khianati Amanat yang Diberikan Kepadanya

MA: Anas Khianati Amanat yang Diberikan Kepadanya

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 23:19 WIB

Usai Konferensi Pers Soal Anas, Wartawan Diusir dari Gedung MA

Usai Konferensi Pers Soal Anas, Wartawan Diusir dari Gedung MA

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 18:14 WIB

Hukuman Ditambah Jadi 14 Tahun, MA: Anas Bisa Ajukan PK

Hukuman Ditambah Jadi 14 Tahun, MA: Anas Bisa Ajukan PK

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 16:43 WIB

Hukuman Diperberat, Ini Komentar Loyalis Anas

Hukuman Diperberat, Ini Komentar Loyalis Anas

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 16:27 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB