Politisi Golkar Sebut Nasdem Akan Kehilangan Suara di Pemilu 2019

Ruben Setiawan | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 20 Juni 2015 | 22:53 WIB
Politisi Golkar Sebut Nasdem Akan Kehilangan Suara di Pemilu 2019
Anggota DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam salah sebuah diskusi di Jakarta, Mei 2015 lalu. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Polemik Program Pembangunan Daerah Pemilihan (P2DP) atau dikenal sebagai dana aspirasi DPR tengah menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, dana yang diusulkan teramat besar, yakni Rp20 miliar untuk setiap anggota dewan.

Topik tersebut diangkat dalam diskusi bertajuk "Dana Amunisi DPR" yang diselenggarakan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, hari Sabtu (20/6/2015). Diskusi mempertemukan dua kubu DPR. Satu kubu mendukung adanya dana aspirasi sebesar Rp20 miliar, sementara kubu lainnya tidak.

Anggota Komisi XI DPR RI fraksi Partai Golkar Muhammad Misbakhun menegaskan, dirinya tidak mempersoalkan adanya anggota dewan yang tidak setuju dengan adanya dana aspirasi.

"Kalau ada yang menolak dana aspirasi silakan, misal Nasdem mau menolak ya silahkan," ujar Misbakhun ketika diskusi, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).

Ia meyakini, fraksi di DPR yang menolak usulan dana aspirasi akan merasakan dampaknya pada pemilihan umum tahun 2019 mendatang. Misbakhun bahkan berani memastikan, partai yang tidak sejalan dengan usulan dana P2DP akan menurun suaranya.

"Lihat saja nanti di pemilu 2019, siapa yang suaranya tergerus. Dan siapa yang tidak lagi dapat kepercayaan rakyat," kata dia.

Mendengar komentar dari Misbakhun, membuat anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Jhonny G Plate naik pitam, ia bahkan tak khawatir dengan perkataan politisi Partai Golkar yang mengatkan suara Nasdem akan tergerus pada pemilu 2019.

"Sialhkan saja dilihat, Nasdem kan masih ada di DPR," jelasnya.

Jhonny mengharapkan, rekan-rekannya yang berada di DPR untuk tidak melanjutkan usulan yang dinilai akan sia-sia. Ia juga meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk bisa menolak wacana tersebut.

"Ini mubazir gak perlu diteruskan, (usulan dana aspirasi), akan ada satu bahaya itu di APBN 2016," kata Jhonny.

Sebagai informasi, usulan dana aspirasi merupakan inisiatif anggota DPR RI. Sejauh ini, Fraksi Nasdem dan Hanura menolak rencana tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Krisdayanti Blak-blakan Wakil Rakyat Terima Dana Aspirasi Ratusan Juta Langsung Diultimatum: Kerjanya Ngapain?

Krisdayanti Blak-blakan Wakil Rakyat Terima Dana Aspirasi Ratusan Juta Langsung Diultimatum: Kerjanya Ngapain?

Your Say | Selasa, 04 April 2023 | 11:30 WIB

Terkini

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB