Komnas PA: Kematian Angeline Jadi Perhatian Dunia

Siswanto

Senin, 22 Juni 2015 | 06:47 WIB
Komnas PA: Kematian Angeline Jadi Perhatian Dunia
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait (kiri). [Antara/Rudi Mulya]

Suara.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait Arist bersumpah tak akan berhenti mengawal proses pengungkapan kasus pembunuhan Angeine, bocah cantik berusia delapan tahun di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar, Bali, atau di rumah ibu angkat Margaret.

"Komnas PA tentu saja tidak akan berhenti mencari tahu dan mengungkap kasus Angeline. Ini akan menjadi perjuangan," kata Arist, Minggu (21/6/2015).

Arist mengatakan kasus pembunuhan terhadap bocah kelas 2-B di SDN 12 Sanur, Denpasar, itu telah menjadi sorotan dunia internasional.

Arist mengatakan meski banyak kasus yang sedang diperjuangkan Komnas PA, Komnas akan menjadikan momentum kasus Angeline untuk mengampanyekan antikekerasan terhadap anak.

"Tidak ada toleransi terhadap kekerasan kepada anak," kata Arist.

Salah satu gerakan yang sekarang dilakukan Komnas PA ialah mendeklarasikan Angeline sebagai ikon antikekerasan dan gerakan stop kejahatan terhadap anak. Aksinya dilakukan di depan rumah Angeline beberapa hari lalu.

Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.

Angeline sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Margaret Koleksi Barang Bekas Secara Berlebihan

Margaret Koleksi Barang Bekas Secara Berlebihan

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 16:29 WIB

Ahok Dukung Didirikannya Monumen Angeline

Ahok Dukung Didirikannya Monumen Angeline

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 15:51 WIB

Monumen Angeline Nanti Dulu, Cari Dalang Pembunuh Lebih Penting

Monumen Angeline Nanti Dulu, Cari Dalang Pembunuh Lebih Penting

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 15:24 WIB

Margaret Suka Belanja Berlebihan

Margaret Suka Belanja Berlebihan

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 14:48 WIB

VIDEO: Ini  Ancaman Deddy Corbuzier untuk Pembunuh Angeline

VIDEO: Ini Ancaman Deddy Corbuzier untuk Pembunuh Angeline

Video | Minggu, 21 Juni 2015 | 14:02 WIB

Sukmawati, Yohana, Vicky Prasetyo Kirim Bunga untuk Angeline

Sukmawati, Yohana, Vicky Prasetyo Kirim Bunga untuk Angeline

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 13:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×