Kapolri: Perwira Polri yang Lolos Seleksi Capim KPK Harus Mundur

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Senin, 22 Juni 2015 | 14:38 WIB
Kapolri: Perwira Polri yang Lolos Seleksi Capim KPK Harus Mundur
Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti (tengah). (Suara.com/ Oke Atmadja)

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, setelah merekomendasikan tiga nama perwira polisi aktif untuk ikut kontestasi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), keputusan tetap ada di tangan para kandidat tersebut. Para perwira polisi aktif itu menurutnya juga berhak untuk menolak mengikuti seleksi capim KPK.

"Berapa kali saya sampaikan, bisa saja tiga (capim KPK dari Polri), bisa lebih. Karena itu (merupakan) hak pribadi seseorang untuk mendaftar jadi calon pimpinan KPK. Kalau ketiga (polisi) tidak mendaftar, itu hak masing-masing," kata Badrodin, di Gedung PTIK Jakarta, Senin (22/6/2015).

Selain itu, menurut Badrodin, bila para perwira tinggi Polri yang diusulkan ikut seleksi capim KPK itu lolos, mereka harus mengundurkan diri dari kepolisian. ‎Namun selama proses seleksi, mereka masih terhitung aktif sebagai polisi.

"Iya, kalau diterima, pasti harus mundur. Tidak bisa tidak (mundur). Selama mencalonkan masih berdinas," ujarnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan kepada wartawan, Senin (15/6) mengungkapkan, ketiga nama yang diusulkan itu adalah Irjen Polisi Yotje Mendeh yang menjabat Kapolda Papua, Irjen Syahrul Mamma yang saat ini berdinas di Kementerian Hukum dan HAM, dan Irjen (Purn) Beny Mamoto yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN). Menurut Anton, ketiga nama itu dianggap memiliki rekam jejak bagus dan cocok jadi pimpinan KPK.

"Rekam jejak sudah jelas. Untuk jadi Irjen itu tidak mudah. Yoce bisa jadi Kapolda karena dia salah satu Perwira Tinggi terbaik. Sahrul juga. Benny sekarang di BNN, aktif sebagai pembicara, banyak bergaul dengan kalangan-kalangan organisasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiba-tiba Mantan Anggota BPK Datangi KPK, Ada Apa?

Tiba-tiba Mantan Anggota BPK Datangi KPK, Ada Apa?

News | Senin, 22 Juni 2015 | 12:53 WIB

Kata Prabowo Soal Revisi UU KPK

Kata Prabowo Soal Revisi UU KPK

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 23:30 WIB

ICW Harap Kaum Perempuan Duduki Kursi Pimpinan KPK

ICW Harap Kaum Perempuan Duduki Kursi Pimpinan KPK

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 19:25 WIB

Terkini

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

×