Mega Ingatkan Kader PDIP Jangan Ikut Pilkada Kalau Ingin Korupsi

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 28 Juni 2015 | 15:10 WIB
Mega Ingatkan Kader PDIP Jangan Ikut Pilkada Kalau Ingin Korupsi
Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di acara Kongres IV PDIP di Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali, Rabu (8/4). (Antara)

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan para para calon kepala daerah dari PDI Perjuangan jangan sampai terjerat kasus hukum, terutama korupsi. Megawati mengatakan korupsi merupakan penyakit yang merusak kepercayaan masyarakat kepada pemimpin.

"Saya pernah bertemu dengan Pak JK (Jusuf Kalla). Dia pernah mengatakan kalau pimpinan eksekutif yang terkena masalah hukum lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang asli menjadi koruptor karena merugikan uang negara. Ada delapan orang di tingkat provinsi, kalau di kabupaten kota 123 orang, ini kepedihan juga buat saya," kata Megawati ketika meresmikan sekolah partai untuk calon kepala daerah di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (28/6/2015).

Megawati mengingatkan lagi agar para kepala daerah jangan sedikitpun berpikir untuk korupsi.

"Jangan ada dibenak saudara-saudara sekalian akan hal itu apalagi melakukan korupsi dan jangan maju karena ingin memperjuangkan kepentingan pribadi masing-masing. Ini saya harap jangan ada di calon-calon dari PDI Perjuangan," katanya.

Salah satu cara PDI Perjuangan menghasilkan calon kepala daerah bermutu dan tidak korup ialah dengan menyelenggarakan sekolah partai bagi calon kepala daerah. Para kader, katanya, harus melewati seleksi ketat.

Tahap pertama yakni persiapan calon baik secara internal maupun eksternal. Adapun persiapan internal yaitu uji kelayakan dan kepatutan calon serta tes psikotes.

Sedangkan untuk persiapan eksternal yang harus dilalui ialah menjalani survei secara terbuka maupun secara tertutup.

"Hal-hal seperti ini yang tentunya nanti sebagai senjata saudara-saudara mempersiapkan diri," katanya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Megawati yakin, calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dapat menjalankan tugas dengan baik dalam membangun daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Calon Pemimpin Daerah Pintar-pintar, PDIP Buka Sekolah

Ingin Calon Pemimpin Daerah Pintar-pintar, PDIP Buka Sekolah

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 14:44 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB