Pemenang Nobel Malala Bangun Sekolah Buat Pengungsi Suriah

Laban Laisila

Selasa, 14 Juli 2015 | 05:30 WIB
Pemenang Nobel Malala Bangun Sekolah Buat Pengungsi Suriah
Malala Yousafzai dalam upacara penganugerahan World's Children Prize di Mariefred, Swedia, (29/10). (Reuters/Andres Wiklund)

Suara.com - Peraih penghargaan Nobel termuda, Malala Yousafzai, merayakan ulang tahunnya yang ke 18 di Lebanon, dengan membuka sekolah buat perempuan pengungsi Suriah.

Malala yang kini menjadi simbol perlawanan setelah menjadi korban penembakan Taliban di Pakistan pada 2012 lalu, juga menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk ‘berinvetasi’ pada buku, bukan peluru.

“Saya memutuskan berada di Lebanon, karena saya percaya kalau suara pengungsi Suriah perlu didengar karena mereka sudah diabaikan terlalu lama,” seru Malala seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/7/2015).

Malala Fund, sebuah lembaga non profit yang mendukung berbagai proyek pendidikan, mendanai sekolah Bekaa Valley yang didirkan dekat perbatasan Suriah.

Sekola itu nantinya bisa menampung sekitar 200 perempuan berusia ddari 14 sampai 18 tahun.

“Di hari pertama saya sebagai orang dewasa, atas nama anak-anak sedunia, saya menuntut para pemimpin, kita harus berinvestasi pada buku ketimbang peluru,” kata Malala.

Lebanon menjadi lokasi bagi 1,2 juta dari 4 juta pengungsi yang kabur dari Suriah yang kini dilanda perang dan sebagian wilayahnya dikuasi oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Di lokasi itu terdapat 500 ribu anak pengungsi, tapi hanya sekitar 50 persen saja yang bisa menempuh sekolah formal.

Malala sendiri  pernah ditembak oleh Taliban karena mempromosikan sekolah buat perempuan di Pakistan. Dia ditembak di atas bus saat hendak menuju ke sekolah. Dia meraih Nobel  pada 2014. (Reusters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan NASA Abadikan Nama Malala pada Asteroid

Ilmuwan NASA Abadikan Nama Malala pada Asteroid

Tekno | Minggu, 12 April 2015 | 16:11 WIB

Para Perempuan Muda yang Mengubah Dunia di 2014

Para Perempuan Muda yang Mengubah Dunia di 2014

Lifestyle | Jum'at, 26 Desember 2014 | 06:31 WIB

Malala Yousafzai Ingin Jadi Perdana Menteri Pakistan

Malala Yousafzai Ingin Jadi Perdana Menteri Pakistan

News | Kamis, 11 Desember 2014 | 05:15 WIB

Seragam Berlumur Darah Malala Yousafzai Akan Dipamerkan

Seragam Berlumur Darah Malala Yousafzai Akan Dipamerkan

News | Senin, 08 Desember 2014 | 22:53 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×