Menolak Diperiksa, O.C. Kaligis Kembali Menulis Surat Terbuka

Laban Laisila, Nikolaus Tolen

Jum'at, 31 Juli 2015 | 12:53 WIB
Menolak Diperiksa, O.C. Kaligis Kembali Menulis Surat Terbuka
Pengacara O. C. Kaligis jadi tersangka dan ditahan KPK dalam kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera PTUN Medan, Sumatera Utara [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengacara tersangka terkait kasus dugaan suap hakim PTUN Medan, Otto Conelis Kaligis (O.C. Kaligis) masih menolak diperiksa oleh penyidik KPK. Dia kembali mengirimkan surat terbuka soal alasan menghindari dari pemeriksaan

Dalam surat yang berjumlah dua lembar yang diterima wartawan, dia lagi-lagi beralasan bahwa dirinya masih dalam keadaan sakit, dimana tekanan darahnya saat ini semakin meningkat yakni 195/100.

"Hari ini sekitar jam 09.00 pagi (WIB) di Penjara KPK Guntur, saya kembali mau dijemput paksa. Saya menolak, karena sejak malam takbiran sampai dengan hari ini tensi saya disekitar 190-195/90-100," kata Mantan Ketua  Mahkamah Partai Nasdem tersebut dalam tulisannya, Jumat(31/7/2015).

Dalam surat tersebut Kaligis juga mempersoalkan tindakan KPK yang tidak mengabulkan permintaan dirinya untuk diperiksa ke dokter spesialis.

Menurutnya, sikap KPK tersebut menunjukkan betapa dirinya dianiaya dan haknya sebagai manusia tidak dihargai.

"Dokter KPK sudah mengajukan ke dokter spesialis, tetapi tidak dikabulkan," keluh Kaligis.

Panggilan paksa terhadap dirinya tersebut disebutnya KPK tidak menghormati aturan dan menabrak Konvensi HAM Internasional. Karena itu dia berharap apa yang dikeluhkannya tersebut dapat disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan juga DPR dan MPR.

"Semoga seruan saya ini sampai ke presiden, wakil presiden, ketua DPR-MPR dan semua penegak hukum yang cinta keadilan. Saya siap ke pengadilan. Tidak akan mau diperiksa lagi oleh KPK, karena sudah ada dua alat bukti dan saya sudah pernah di BAP tersangka, walaupun saya tolak," tulis Kaligis dalam suratnya.

Untuk diketahui, hari ini KPK sejatinya menjadwalkan ayyah dari artis cantik, Velove Vexia tersebut sebagai tersangka. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

O.C. Kaligis Keluhkan Isolasi, KPK: Tidak Benar Itu

O.C. Kaligis Keluhkan Isolasi, KPK: Tidak Benar Itu

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 19:00 WIB

KPK Tak Berhenti Tetapkan Tersangka Suap Hakim PTUN Medan

KPK Tak Berhenti Tetapkan Tersangka Suap Hakim PTUN Medan

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 18:16 WIB

KPK Periksa Gubernur Sumut Sebagai Tersangka Pekan Depan

KPK Periksa Gubernur Sumut Sebagai Tersangka Pekan Depan

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 18:14 WIB

Setelah Gubernur Sumut Jadi Tersangka, Kejagung Sambangi KPK

Setelah Gubernur Sumut Jadi Tersangka, Kejagung Sambangi KPK

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 13:02 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB