Bocah Perempuan Berkewarganegaraan Indonesia Diculik di Vietnam

Liberty Jemadu

Sabtu, 08 Agustus 2015 | 11:54 WIB
Bocah Perempuan Berkewarganegaraan Indonesia Diculik di Vietnam
Cecilia Adisoma Warner (kanan), bocah berwarganegara Indonesia-AS yang diduga diculik oleh ayahnya, Karl Leonhard Warner (kiri) di Vietnam (Facebook/Page Find Cecilia).

Suara.com - Seorang bocah perempuan berkewarganegaraan ganda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat, dilaporkan telah diculik oleh ayahnya sendiri yang berkewarganegraan AS di Ho Chi Minh, Vietnam.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Sabtu (8/8/2015), mengatakan KJRI Ho Chi Minh telah menerima pemberitahuan mengenai kasus tersebut dari kepolisian setempat.

Anak perempuan bernama Cecilia Adisoma Warner, puteri pasangan Ela Herawati (WNI) dan Karl Leonhard Warner (AS) telah diculik di Hotel La Rung, Ho Chi Minh, 24 Juli lalu. Ela telah bercerai dari Karl Warner yang diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menanggapi kasus tersebut, katanya, KJRI telah mendampingi dan memberikan bantuan kepada Ela dengan menyampaikan nota kepada Kemlu Vietnam, Konsulat Jenderal AS di Ho Chi Minh, Public Security Office Vietnam, dan American International School di Ho Chi Minh yang merupakan tempat kerja Karl Warner.

Saat ini, Eli telah didampingi pengacara setempat dan karena kasus tersebut adalah perkara perdata, KJRI juga telah memfasilitasi adanya mediasi, namun gagal karena Karl tidak hadir.

KJRI juga telah melegalisasi dokumen keputusan PN Jakarta Selatan tentang perkara gugat cerai Ela kepada Karl.

Selain itu, KJRI berkoordinasi dengan pihak imigrasi Vietnam untuk mengantisipasi kemungkinan Karl dan Cecilia telah meninggalkan Vietnam, namun dari informasi imigrasi diketahui bahwa mereka masih berada di negara tersebut.

Iqbal menyampaikan bahwa Ela mengkhawatirkan keselamatan puterinya karena mantan suaminya memiliki catatan medis dari salah satu rumah sakit di Bintaro, Jakarta Selatan, yang menyatakan Karl pernah mengalami depresi.

Polisi setempat juga telah memeriksa apartemen yang diduga digunakan sebagai tempat tinggal Karl dan Cecilia, namun keduanya tidak ditemukan di tempat itu.

KJRI juga telah mengirimkan rekaman CCTV kejadian dari Hotel La Rung dan keterangan lanjut dari Ela bahwa dua warga negara Vietnam terlibat dalam penculikan tersebut.

"Status Cecilia yang memiliki dua kewarganegaraan terbatas, yaitu Indonesia dan AS, tampaknya membuat polisi Vietnam sangat hati-hati menangani kasus ini, terlebih karena kasus ini juga memiliki latar belakang perdata," kata Iqbal.

Hingga saat ini, KJRI terus memfasilitasi Ela, termasuk memberikan bantuan makanan dan finansial untuk meringankan bebannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×