Hapus Tempat Parkir Liar, Ahok Ingin Terapkan Sistem Elektronik

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 11 Agustus 2015 | 11:02 WIB
Hapus Tempat Parkir Liar, Ahok Ingin Terapkan Sistem Elektronik
Ratusan sepeda motor di tempat parkir liar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (1/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyadari banyak tempat parkir liar yang sering memicu konflik antar kelompok warga. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, warga dan Forum Betawi Rempug sampai bentrok gara-gara berebut tempat parkir.

Gubernur Ahok, saat ini sedang mencari jalan keluar untuk mengatasi gesekan-gesekan antar kelompok warga gara-gara tempat parkir.

"Kita kerjasama dengan Polri dengan TNI. Ya harus pasang (parkir) meteran, pekerjakan pegawai, mereka rusak, mereka ribut, tangkap," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Lebih jauh, Ahok menginginkan tempat parkir liar tersebut disulap menjadi terminal parkir elektronik. Ia menyontohkan tempat-tempat pakir di Jalan Agus Salim dan Jalan Sabang yang sudah diberlakukan TPE.

Selain menghilangkan rebutan lahan parkir, sistem parkir elektronik tersebut juga memberikan kontribusi pajak kepada pemerintah daerah.

Ahok menyontohkan parkiran di Jalan Sabang, sebelum penerapan tempat parkir elektronik, pemerintah hanya mendapatkan Rp500 ribu sehari, tapi sekarang Rp10-12 juta per hari.

"Kelapa Gading dulu semalam hanya sejuta, lalu kita pasang (TPE) beberapa ruas jalan saja, enggak seluruh Kelapa Gading. Tahu nggak berapa? Rp50 - 56 juta semalam. Jadi bayangin aja, berarti ada Rp1 triliun lebih, yang ngilang, nggak tahu dimakan siapa. Apa oknum ormas, oknum aparat, ini pasti ilang duit ini. Nah ini yang mau kita lawan," kata Ahok.

Menurut Ahok, potensi pendapatan dari tempat parkir di Jakarta mencapai triliunan rupiah.

"Bayangin aja, potensi parkir Jakarta kira-kira Rp1,8 triliun. Contoh yang sederhana, Rp1,8 triliun, APBD kita berapa dari parkir yang masuk? Rp26 miliar aja tahun ini target," katanya.

"Makanya kita lagi lelang, kita akan pasang terminal parkir elektronik, istilahnya parkir meter, kita akan kasih dua kali UMP kepada yang ngumpulin, sebetulnya yang ngumpulin itu enggak makan duit besar, tau nggak yang di atasnya yang besar, dapat setoran," Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Minta TNI dan Polri Bantu Tertibkan Parkir Liar

Ahok Minta TNI dan Polri Bantu Tertibkan Parkir Liar

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 02:08 WIB

Kadishubtrans Jakarta Baru Langsung Tertibkan Parkir Liar

Kadishubtrans Jakarta Baru Langsung Tertibkan Parkir Liar

News | Senin, 06 Juli 2015 | 11:33 WIB

Razia Parkir Liar di Tanah Abang

Razia Parkir Liar di Tanah Abang

Foto | Rabu, 03 Juni 2015 | 17:41 WIB

Parkir Dikuasai Preman, Dishub DKI Minta Bantuan TNI Polri

Parkir Dikuasai Preman, Dishub DKI Minta Bantuan TNI Polri

News | Senin, 19 Januari 2015 | 18:06 WIB

Ban Digembosi saat Razia? Juru Parkir Sediakan Pentil!

Ban Digembosi saat Razia? Juru Parkir Sediakan Pentil!

Your Say | Selasa, 09 Desember 2014 | 17:46 WIB

Terkini

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB

Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA

Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:50 WIB

Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot

Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:46 WIB

Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC

Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:36 WIB

DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif

DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:34 WIB

Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas

Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:31 WIB