Penulis Status Provokatif dan SARA Dilaporkan Kominfo ke Polisi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:41 WIB
Penulis Status Provokatif dan SARA Dilaporkan Kominfo ke Polisi
Ilustrasi Bareskrim Polri [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika Deddy Hermawan mengaku sudah melaporkan pemilik akun Facebook bernama Arif Kusnandar karena menulis status bernada SARA dan provokatif, ke polisi.

"Iya kita sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian karena statusnya menebar kebencian dan provokatif. Sehingga ketika melihat itu kami langsung memblokir akun tersebut," kata Deddy kepada Suara.com di Bakoel Koffie, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015).

Deddy mengatakan tidak hanya Arif yang dilaporkan ke polisi, melainkan juga dua orang yang mengupdate status di media sosial dengan kata-kata mengandung unsur SARA.

"Jadi tiga ya totalnya. Kasusnya sama seperti yang dilakukan Arif tapi tidak bisa saya detailkan lah di sini. kita memang setiap bulan menerima banyak laporan dan melakukan monitoring bukan hanya saat kasus ini muncul. Kayak akun-akun pornografi. Dan saya juga minta kepada masyarakat yang menemukan kejadian seperti ini langsung saja lapor ke kami agar penanganannya lebih cepat," katanya.

Deddy mengatakan sudah mengirim surat kepada Facebook dan Twitter untuk membantu pemerintah melacak akun-akun yang memuat pesan mengandung SARA.

"Saya sudah mengirim surat bantuan ke Twitter dan Facebook untuk membantu melacak akun-akun yang mengandung SARA. Diharapkan kejadian ini tidak akan terulang kembali," kata dia.

Kalimat ini dikutip dari status Arif pada Rabu 26 Agustus 2015.

"Jika dolar tembus 15 ribu. Tanda tragedi 98 akan terjadi. Siap-siap berburu ba** Cina Kep**at, sejarah akan berulang lagi. Jangan kecolongan kayak Mei 98. Jaga Bandara dan garis pantai karena para Cina kep**at akan kabur lewat pintu itu." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Korban 'Mei 98' Tanggapi Pernyataan SARA Arif Kusnandar

Kata Korban 'Mei 98' Tanggapi Pernyataan SARA Arif Kusnandar

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:29 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×