Kata Korban 'Mei 98' Tanggapi Pernyataan SARA Arif Kusnandar

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:29 WIB
Kata Korban 'Mei 98' Tanggapi Pernyataan SARA Arif Kusnandar
Jumpa pers menanggapi pernyataan SARA akun Facebook Arif Kusnandar. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Beberapa hari terakhir ini, pengguna internet digemparkan dengan pernyataan Arif Kusnandar dalam media sosial facebook. Pernyataan Arif mengandung provokatif.

Status tersebut dipublikasikan diakun pribadinya 22 Agustus 2015 lalu. Dalam status tersebut, Arif menyinggung beberapa isu terkait pelemahan nilai tukar rupiah dengan mengaitkannya dengan tragedi Mei 1998 yang akan terulang kembali.

Menanggapi hal tersebut, Ruyati salah satu ibu yang menjadi korban 'Mei 98' ini mengaku merinding dan geram ketika mengetahui ada masyarakat yang mengaitkan pelemahan rupiah dengan tragedi 1998 dan mengajak masyarakat lainnya untuk menyakiti warga keturunan.

"Saya jujur ya, saya merinding ketika mendengar status pak Arif itu. Saya geram, mengapa harus membawa tragedi yang membuat saya kehilangan anak saya. Pelemahan rupiah segala macam ini nggak ada kaitannya dengan tragedi 98. Mengapa di saat kami para korban sedang berjuang membangkitkan semangat kita memperjuangkan hak kita ke pemerintah dia berkata seperti itu," kata Ruyati dalam konferesi pers yang digagas oleh SaveNet di Bakoel Coffie, Jakarta Pusat Rabu (26/8/2015).

Ia mengaku lelah, selama 17 tahun ini sudah banyak sekali masyarakat atau orang-orang yang mengatasnamakan komunitas yang justru terus menebar kebencian dan provokatif terkait tragedi 98. Dan lanjut dia, pemerintah terlihat hanya diam terkait maraknya diskriminasi rasial yang marak terjadi selama ini.

"Seharusnya pemerintah bisa menindak tegas. Kan sudah ada aturannya yang melindungi negara ini dari diskriminasi rasial. Juga ada tanggung jawab pemerintah untuk menjamin kejadian Mei 1998 tidak terulang kembali di masa depan. Tapi kenapa selama ini didiamkan," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah untuk segera menyelesaikan kasus-kasus yang menggandung diskriminasi rasial agar tidak terus terulang kembali pada tahun-tahun berikutnya.

"Harus hentikan, jangan ungkit tragedi itu lagi. Kami lelah jika selalu diungkit-ungkit lalu dikaitkan dengan masalah yang ada saat ini. Tidak ada hubungannya sama sekali. Jadi saya mohon ini segera ditindak dengan cepat agar tidak terulang kembali," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhan Tolak Minta Maaf ke Korban 65, Kapolri: Terserah

Menhan Tolak Minta Maaf ke Korban 65, Kapolri: Terserah

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 17:53 WIB

Dukung Menhan, DPR Juga Ogah Minta Maaf ke Korban Peristiwa 65

Dukung Menhan, DPR Juga Ogah Minta Maaf ke Korban Peristiwa 65

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 15:54 WIB

Keluarga Minta Menkum HAM Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Keluarga Minta Menkum HAM Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat

News | Kamis, 20 Agustus 2015 | 17:47 WIB

Menhan Tolak Opsi Minta Maaf ke Korban HAM Peristiwa 1965

Menhan Tolak Opsi Minta Maaf ke Korban HAM Peristiwa 1965

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 19:41 WIB

Serang Perempuan, Striker West Ham Ditangkap Polisi

Serang Perempuan, Striker West Ham Ditangkap Polisi

Bola | Rabu, 12 Agustus 2015 | 16:30 WIB

Arsenal Kalah, Wenger Tak Mau Salahkan Petr Cech

Arsenal Kalah, Wenger Tak Mau Salahkan Petr Cech

Bola | Senin, 10 Agustus 2015 | 04:30 WIB

Sukses Bungkam Arsenal, Bilic: West Ham Patut Berbangga

Sukses Bungkam Arsenal, Bilic: West Ham Patut Berbangga

Bola | Senin, 10 Agustus 2015 | 02:30 WIB

Dibungkam West Ham di Emirates, Wenger: Lawan Lebih Baik

Dibungkam West Ham di Emirates, Wenger: Lawan Lebih Baik

Bola | Senin, 10 Agustus 2015 | 01:21 WIB

Arsenal Telan Kekalahan di Pekan Pertama

Arsenal Telan Kekalahan di Pekan Pertama

Bola | Minggu, 09 Agustus 2015 | 22:05 WIB

West Ham Bungkam Arsenal di Emirates Stadium

West Ham Bungkam Arsenal di Emirates Stadium

Bola | Minggu, 09 Agustus 2015 | 21:28 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB