PM Najib: Ekonomi Malaysia Lebih Kuat

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 03 September 2015 | 11:17 WIB
PM Najib: Ekonomi Malaysia Lebih Kuat
Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. (Reuters)

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mengklaim ekonomi di negaranya jauh lebih kuat menghadapi gejolak. Meski ringgit menjadi mata uang terjatuh di Asia Tenggara sejak pelemahan ekonomi global.

Dalam Seuah simposium "World Capital Markets" yang digelar Komisi Sekuritas Malaysia, Kamis (3/9/2015), Najib menjelaskan krisis keuangan Asia tahun 1997 tidak akan terjadi di Negeri Jiran itu.

"Kami berada di jalur untuk mencapai tujuan kami untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2020," kata Najib seperti dilansir Reuters.

Dia mengatakan perusahaan lokal mempunyai neraca keuangan kuat. Begitu juga dengan pemerintah yang sudah melakukan banyak reformasi di berbagai strukturan, termasuk sektor keuangan.

Sebelumnya, ringgit paling terpukul sejak perlambatan ekonomi Cina dan krisis politik yang sedang berlangsung di negara itu. Najib pun sudah membentuk tim ekonomi khusus bulan lalu. Itu untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ringgit dan saham negara. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IMF: Dampak Pelambatan Ekonomi Cina Lebih Dalam dari Perkiraan

IMF: Dampak Pelambatan Ekonomi Cina Lebih Dalam dari Perkiraan

Bisnis | Kamis, 03 September 2015 | 10:13 WIB

Menteri Darmin Beberkan Paket Kebijakan Ekonomi

Menteri Darmin Beberkan Paket Kebijakan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 18:08 WIB

Bahas Deregulasi Investasi, Jokowi Kumpulkan Menteri di Bogor

Bahas Deregulasi Investasi, Jokowi Kumpulkan Menteri di Bogor

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 16:05 WIB

Konferensi Internasional Ekonomi Asia

Konferensi Internasional Ekonomi Asia

Foto | Rabu, 02 September 2015 | 15:21 WIB

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 13:22 WIB

Akan Diperiksa Polisi, Ini Kata Pihak Mahathir Mohamad

Akan Diperiksa Polisi, Ini Kata Pihak Mahathir Mohamad

News | Rabu, 02 September 2015 | 12:36 WIB

Polisi Malaysia Periksa Mahathir Mohamad Terkait Demo Anti-Najib

Polisi Malaysia Periksa Mahathir Mohamad Terkait Demo Anti-Najib

News | Rabu, 02 September 2015 | 11:27 WIB

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 18:10 WIB

Bahas Kebijakan, Para Menteri Ekonomi Kumpul Dikantor Darmin

Bahas Kebijakan, Para Menteri Ekonomi Kumpul Dikantor Darmin

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 14:57 WIB

Hindari Satpol PP, PKL Ikut "Long March" Buruh

Hindari Satpol PP, PKL Ikut "Long March" Buruh

News | Selasa, 01 September 2015 | 13:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×