Tour de Singkarak Ajang Unjuk Kekuatan Pebalap Timnas

Ardi Mandiri

Rabu, 23 September 2015 | 07:23 WIB
Tour de Singkarak Ajang Unjuk Kekuatan Pebalap Timnas
Ilustrasi Tour de Singkarak

Suara.com - Kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2015 di Sumatera Barat, 3-11 Oktober akan dijadikan ajang unjuk kekuatan bagi pebalap timnas yang dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan internasional, termasuk SEA Games 2017.

Ketua Binpres PB ISSI, Sugeng Tri Hartono, di Jakarta, Rabu (23/9/2015) mengatakan, pebalap timnas yang ada saat ini tidak tergabung dalam satu tim, melainkan disebar ke beberapa tim asal Indonesia yang berpartisipasi pada kejuaraan yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata ini.

"Banyak pebalap nasional yang turun seperti memperkuat Pegasus Cycling Team, BRCC dan tim lainnya. Kejuaraan ini cukup tepat untuk unjuk kekuatan bagi mereka. Makanya akan terus kita pantau," katanya.

Menurut dia, pebalap nasional yang turun di Tour de Singkarak 2015 sebenarnya sudah tercatat yang namanya akan dimasukkan ke Satlak Prima. Namun, pihaknya berharap ada kejutan dari pebalap baru yang selanjutnya bisa bersaing dengan pebalap nasional yang telah ada.

Saat ini PB ISSI memasukkan 93 nama pebalap dari empat disiplin yaitu BMX, track, MTB dan Down Hill ke Satlak Prima. Jumlah tersebut berpeluang berubah karena induk organisasi yang diketuai oleh Rajasapta Oktohari ini memberlakukan sistem promosi dan degradasi.

Selain itu PB ISSI juga akan membentuk tim pelapis yang semua keperluannya ditanggung oleh secara mandiri atau bukan dari Satlak Prima. Hal ini dirancang untuk menciptakan persaingan dengan atlet yang masuk pelatnas. Sistem ini dinilai tepat untuk mendongkrak kemampuan atlet.

"Persaingan biar lebih ketat lagi. Pebalap yang berada di tim pelapis bisa saja menyodok pebalap yang akan dipelatnas," kata lelaki  yang juga pemilik klub balap sepeda United Bike Kencana Malang itu.

Tour de Singkarak 2015 akan menempuh jarak 1.343,1 km yang terbagi dalam sembilan etape dan akan melintasi 18 kabupaten-kota yang ada di Sumatera Barat. Ada 36 negara yang akan terlibat pada kejuaraan yang didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata itu.

Sesuai dengan rencana, start kejuaraan yang masuk kalender UCI ini akan dilakukan di Pantai Carocok Pesisir Selatan, 3 Oktober. Selanjutnya semua pebalap akan menjalani semua etape yang telah ditetapkan dan balapan bergengsi ini akan finis di Kota Padang pada 11 Oktober.

Selain sebagai ajang perlombaan, Tour de Singkarak juga dijadikan ajang promosi pariwisata di Sumatera Barat. Selain wisata budaya, Negeri Minang itu juga banyak menawarkan wisata Alam yang pantas dibanggakan seperti Lembah Anai, Ngarai Sihanok, Danau Maninjau dan Singkarak. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tour de Singkarak Diikuti 36 Negara

Tour de Singkarak Diikuti 36 Negara

News | Sabtu, 05 September 2015 | 17:10 WIB

Pebalap Iran Juara Tour de Singkarak 2014

Pebalap Iran Juara Tour de Singkarak 2014

News | Minggu, 15 Juni 2014 | 17:22 WIB

Tour de Singkarak 2014

Tour de Singkarak 2014

Foto | Sabtu, 07 Juni 2014 | 19:39 WIB

Terkini

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen

Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:46 WIB

×