63 Titik Api Terdeteksi di Barito

Laban Laisila

Selasa, 06 Oktober 2015 | 08:30 WIB
63 Titik Api Terdeteksi di Barito
Suasana kota yang masih diselimuti asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (2/10). [Antara]

Suara.com - Sebanyak 63 titik api kembali terdeteksi melalui satelit Terra/Aqua (NASA) wilayah kabupaten di daerah aliran Sungai Barito yakni Kabupaten Barito Utara, Murungraya, Barito Timur dan Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

"Titik api, pada Selasa sampai pukul 06.00 WIB pagi di empat kabupaten itu meningkat dibanding beberapa hari lalu," kata Sekretaris Manggala Agni pada Kantor Seksi Konservasi Wilayah IV Muarateweh, Aswaludin di Muarateweh, Kabupaten Barito Utara, Selasa pagi (6/10/2015).

 Menurut Aswaludin, titik panas di wilayah Barito utara melalui satelit Terra itu sebanyak 31 titik api, Murungraya ada 30 dan Barito Selatan dua titik api, sedangkan Barito Timur nihil.

 Sementara untuk titik panas yang dideteksi satelit NOAA18 pada waktu dan hari yang sama untuk wilayah Barito itu tidak ada atau nihil.

Dia mengatakan titik api hasil deteksi satelit ini sebagai acuan pihaknya untuk memeriksa titik panas itu apakah merupakan kawasan hutan atau lahan yang terbakar.

"Bisa saja deteksi satelit itu merupakan lahan atau kawasan berpasir yang bisa menimbulkan hawa panas atau rumah warga yang atapnya dari seng, namun hasil deteksi itu merupakan data valid sebagai acuan kami untuk mengecek lokasi," kata Aswaludin.

Sementara pantauan di Muarateweh, kabut asap yang sebelumnya berkurang namun pagi ini bertambah pekat dari hari kemarin.

"Pagi ini kabut asap bertambah parah dibanding Senin yang kabut asap berkurang dan cuaca cerah," ujar seorang warga Muarateweh, Dadang Irawan .

Kepala Kelompok Tenaga Teknis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Muarateweh Sunardi mengatakan kabut asap Selasa pagi bertambah tebal dibanding dari kemarin.

Jarak pandang permukaan pada Selasa pagi mencapai 100 meter dengan jarak pandang vertikal 180 feet , sedangkan Senin pagi kabut asap hanya 600 meter.

"Memang kabut asap ini bertambah dibanding hari kemarin, meski di wilayah Muarateweh ada turun hujan dengan intensitas ringan sekitar 2,5 milimeter pada Selasa (6/10) pukul 02.00 WIB dinihari," kata Sunardi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Diminta Sikapi Asap Secara Serius

DPR Diminta Sikapi Asap Secara Serius

DPR | Senin, 05 Oktober 2015 | 18:30 WIB

PM Malaysia Dukung Indonesia Tangkap Perusahaan Pembakar Hutan

PM Malaysia Dukung Indonesia Tangkap Perusahaan Pembakar Hutan

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 10:53 WIB

Malaysia Liburkan Sekolah 2 Hari Akibat Kabut Asap

Malaysia Liburkan Sekolah 2 Hari Akibat Kabut Asap

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 07:42 WIB

Pelaku Pembakar Hutan Harus Secepatnya Diadili

Pelaku Pembakar Hutan Harus Secepatnya Diadili

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 06:04 WIB

Terkini

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×