Kasus Singkil, Umat Diminta Cerdas Tanggapi Informasi di Internet

Suwarjono

Kamis, 15 Oktober 2015 | 06:03 WIB
Kasus Singkil, Umat Diminta Cerdas Tanggapi Informasi di Internet
Konferensi pers PGI dan sejumlah tokoh agama di Jakarta terkait bentrokan Aceh Singkil. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta umat Kristen cerdas menanggapi informasi beredar melalui internet dan jejaring sosial, terutama kabar kontroversial pemancing kebencian.

"Umat Kristen harus lebih rasional dan cerdas membaca informasi yang sifatnya provokatif," ujar Kepala Humas PGI Jerry Sumampouw dalam sebuah konferensi pers di Kantor MUI, Jakarta, Rabu.

Pernyataan ini diberikan terkait terjadinya peristiwa pembakaran gereja di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pada Selasa (13/10).

Jerry juga meminta agar umat melakukan klarifikasi terlebih dahulu terkait kabar-kabar yang sifatnya sensitif, baik ke pimpinan gereja maupun langsung ke PGI.

"PGI terbuka untuk memberikan penjelasan kepada siapapun yang membutuhkan klarifikasi," katanya.

Ia mengkhawatirkan, ketidakcerdasan dalam mengonsumsi sebuah informasi bisa menumbuhkan kebencian terhadap kelompok agama lain.

Ini berbahaya, karena rasa benci bisa tertanam dalam diri seseorang.

"Kita tentu berharap hal seperti ini tidak akan terjadi," tutur Jerry.

Selain itu, lanjut dia, PGI pun mengimbau agar para pemuka agama Kristen selalu memberikan khotbah-khotbah yang menyejukkan situasi.

"Terkait ini memang sudah lama dilakukan. Jangan terlalu emosional," katanya.

Sebelumnya, terjadi bentrok antarwarga yang menewaskan seorang warga dan melukai empat lainnya serta pembakaran gereja di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Selasa (13/10).

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menyatakan akar masalah dari peristiwa itu adalah penertiban rumah ibadah, dalam hal ini gereja, yang dianggap tak memiliki izin.

Sementara sejauh ini ada sebanyak 20 orang yang ditangkap dalam peristiwa bentrok antarwarga tersebut.

Akibat kejadian itu, Polda Sumatera Utara mencatat ada 4.409 warga Kabupaten Aceh Singkil yang mengungsi ke dua kabupaten di Sumut yakni Tapanuli Tengah dan Pakpak Bharat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Aceh Singkil, Eva Sundari: Reskrim Jangan Nunggu Kejadian

Tragedi Aceh Singkil, Eva Sundari: Reskrim Jangan Nunggu Kejadian

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 20:03 WIB

Tangkap 20 Orang, Tersangka Bentrokan Aceh Singkil Belum Ada

Tangkap 20 Orang, Tersangka Bentrokan Aceh Singkil Belum Ada

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 13:57 WIB

Tragedi Aceh Singkil, Kapolri Minta Warga Waspada SMS Provokatif

Tragedi Aceh Singkil, Kapolri Minta Warga Waspada SMS Provokatif

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 11:04 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×