Menristekdikti Kerahkan Mahasiswa Kedokteran Bantu 'Daerah Asap'

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 22 Oktober 2015 | 16:25 WIB
Menristekdikti Kerahkan Mahasiswa Kedokteran Bantu 'Daerah Asap'
Aksi jurnalis peduli korban kabut asap (Kurniawan Mas'ud/Suara.com)

Suara.com - Menteri Riset, Teknologo dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengerahkan para mahasiswa kedokteran dari universitas seluruh Indonesia untuk membantu daerah yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan.

Kemenristekdikti berkoordinasi dengan seluruh rektor se-Indonesia untuk bisa ikut terlibat dalam penanganan masalah kesehatan terhadap masyarakat di 7 Provinisi yang terkena dampak asap.

Menurutnya seluruh universitas negeri dan swasta yang memiliki fakultas kedokteran harus terlibat untuk membantu menganai kesehatan di daerahnya masing-masing.

"Kami langsung kami koordinasi rektor se-Indonesia yang punya Fakultas Kedokteran harus terlibat langsung di dalam menangani masalah-masalah kesehatan di daerah masing-masing. Nanti akan kami kordinasikan dengan kementrian kesehatan," kata Nasir di Kantor Kemenkopolhukam, Kamis (22/10/2015).

Selain itu, nantinya pembelajaran terhadap anak-anak yang terkena dampak asap tersebut akan disesuaikan agar tidak terjadi perbedaan dalam sistem belajar di daerah yang tidak terkena dampak bencana asap.

"Demikian pula dampak pada proses pembelajaran akan ada satu proses yang harus dilakukan penyesuaian hal-hal yang sangat penting supaya anak yang kena dampak asap tidak ada perbedaan," kata dia.

Lebih lanjut, Amir mengatakan kementeriannya juga akan melibatkan para ahli untuk bisa mencipkatan alat untuk menjernihkan udara di dalam ruangan belajar.

"Terkait masalah di Ristek sendiri. Kita libatkan peneliti peneliti, kita ciptakan air purifier untuk menjernihkan udara supaya nanti ruangan-ruangan bisa digunakan untuk proses pembelajaran," kata dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bencana Asap, Anies: Nomor Satu Kesehatan, Nomor Dua Pendidikan

Bencana Asap, Anies: Nomor Satu Kesehatan, Nomor Dua Pendidikan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 12:40 WIB

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

Tangani Bencana Asap, Pemerintah Bakal Libatkan Kapal Perang TNI

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:55 WIB

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

Menkopolhukam Gelar Rapat Internal Bahas Kabut Asap

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 09:35 WIB

Kabut Asap di Palu Makin Memburuk

Kabut Asap di Palu Makin Memburuk

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 09:05 WIB

Kebakaran Hutan, Walhi Ragu Pemerintah Berani Lawan Perusahaan

Kebakaran Hutan, Walhi Ragu Pemerintah Berani Lawan Perusahaan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 05:45 WIB

MUI Serukan Umat Islam Indonesia Salat Minta Hujan

MUI Serukan Umat Islam Indonesia Salat Minta Hujan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 06:12 WIB

Gubernur Sumsel: Kabut Asap Telah Jadi Bencana Internasional

Gubernur Sumsel: Kabut Asap Telah Jadi Bencana Internasional

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 01:17 WIB

Indonesia Akan Miliki Peta Konservasi Gambut pada 2016

Indonesia Akan Miliki Peta Konservasi Gambut pada 2016

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 22:07 WIB

Atasi Dampak Asap pada Kulit dengan Cara Ini

Atasi Dampak Asap pada Kulit dengan Cara Ini

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2015 | 18:57 WIB

Kebakaran Hutan Picu Polusi Lebih Tinggi Ketimbang Industri AS

Kebakaran Hutan Picu Polusi Lebih Tinggi Ketimbang Industri AS

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:32 WIB

Terkini

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:17 WIB

×